Saya pribadi terus terang sangat2 kecewa dgn penghapusan situs FFI dari cyber.
Meskipun dlm forum tsb banyak terdapat artikel2 yg kebenarannya sampai saat ini tdk dpt saya terima, tetapi artikel2 tsb mampu menambah kekritisan kami dlm menyikapi segala bukti otentik ilmiyah yg sgt logis sekalipun.
Mungkin, forum tsb dpt diadakan lagi dengan catatan pihak admin bersedia men-sensor segala hujatan yg menyangkut kesakralan suatu kepercayaan.
Aku dapat e-mail kalo ada surat buat aku di FFI, tapi aku gak bisa buka situsnya.. Kayaknya diblokir telkom beserta youtube dkk... Dasar Telkom sontoloyo... Tapi ngomong2, siapa yang ngirim aku surat ya? Kalo ada yang merasa, kasih tahu aku ya... Kali aja ada hal penting.
hadduwh, ternyata aku masi bisa bertemu teman sejerawat disini... tapi ga bisa ketawa tawa.. salam buat muhammad,pok tinem, rebecca,sashimi,adadeh, juga podrock, jajang,thuffi... semuanya lah, tar kalo ada situs baru kabari ya... thanks
Saya pendatang baru, kendati sering mengikuti "Festival Film Islam" (FFI), tapi ga pernah gabung. Saya menganggap ada pengalaman baru, sayangnya sekarang sudah lenyap. semoga saja suatu saat FFI muncul kembali. isinya bisa jadi bahan pengetahuan. Tapi tolonglah gaya bahasanya yang rada direm. Apapun mereka adalah saudara sebangsa setanah air, tq
tobatlah woi.... mungkin ini bisa menyadarkan mu... agama ada banyak pilihan dan pasti kamu bingung kan makanya kita harus bisa memilih agama yang beda dan unik dan cuma satu satu nya
antara lain 1)islam adalah satu2 nya agama yg menyembah satu tuhan(tidak seperti kristen menyembah allah(lapaz yg beda),yesus,bunda maria ,bunda teresa) hindu ( dewa langit ,bumi,dan kiamat).dan buddha(buddha,dewi kuan im,dewa langit,bumi,air,api,rezeki,dlll)
2)satu2 nya yang tidak menyembah berhala atau patung
3)satu2 nya yg melarang makan BABI tanya kenapa cuma islam yg melarang makan BABI berarti islam beda...
4)satu2 nya yg mewajibkan umatnya sunat. sunat untuk kebersihan survei orang barat pun mengatakan manusia yang sunat lebih sedikit kemungkinan tertular virus HIV/AIDS
5)satu2 nya menyuruh umatnya untuk mengingat tuhan sepanjang waktu pagi ingat tuhan dgn sholat shubuh siang ingat tuhan dgn sholat zduhur sore ingat tuhan dgn sholat asar petang ingat tuhan dgn sholat maghrib malam ingat tuhan dgn sholat isya
sebenarnya aku mau jelaskan lebih sam kamu tapi nggak ada waktu coba deh kamu pikir kan yang aku tulis itu ......dan banyak banyak isthifar......apa udah lupa isthifar......asthgfirullah alazim.
Buat faithfreedom salut ma usahanya untuk membuat muslim jd murtad atau jd ateis..
Wah, ternyata apa yg ditulis di quran benar adanya..
Saya jadi makin bangga ma kaum muslim...
Saya mau tanya, Kok sampeyan2 ki concern bgt ma islam? Mpe ngata2in dengan sepenuh hati. . .saya sampe terharu. Hahaha
Kalau apa yg anda tulis emg bener, paa efeknya buat para muslim?
Msuk neraka tow surga kan urusan mereka sendiri? (Oooops saya lupa kalian mungkin bahkan ga' mengakui adanya surga dan neraka y?) Jadi inget ma lagu Ahmad Dhani,,jika surga dan neraka tak pernah adaaaa,,masih kah kau tunduk kepada-Nya? Ngmongin surga dan neraka neh,, klo orang beragama aja bisa masuk neraka, gimana yg gak beragama ya??
Btw saya non islam neh.. Mo murtad tapi bsok klo mati saya dikubur pake apa? Trus sy juga menghargai pancasila yg jelas2 sila pertama adl ketuhanan yang maha esa..trims bwt p.soekarno, PPKI.
Oia buat Ali Sina, faithfreedom dan anggotanya, saya cuma bisa bilang:
Pendaftaran anggota srimulat baru dibuka. Saya sarankan Anda ikut mendaftar, karena pasti langsung terpilih..DIJAMIN!!!
Dan yang satu ini jujur ya,,
begitu baca faithfreedom, saya lgsng ditegur oleh ayah, dy seorang kristiani yg taat. Dan dy blg.."TUTUP!" tanpa basa-basi dan tedeng aling2. Smpe skrg klo sy mo bka faithfreedom diam2. Pantes indonesia ga maju2,,,rakyatnya sibuk main hujat dan pelucutan agama sakpenak udele dhewe sih!
@cky_cky88 Loe kalo mo comment mikir dulu dong, gak tau apa^ aja asal nulis.. Setau gue agama kristen, hindu en buddha tuh semuanya cuma menyembah satu Tuhan..loe pikir cuma islam yg nyembah satu Tuhan?Dasar naif!!! Trus loe bilang cuma islam yg melarang umatnya makan babi en mewajibkan umatnya untuk disunat? Tau gak kalo jauh sebelum si muhammad nongol di bumi agama yahudi udah melarang umatnya makan babi en mawajibkan mereka untuk disunat.. Belajar dulu baru ngoceh..
@cky_cky88 Loe kalo mo comment mikir dulu dong, gak tau apa^ aja asal nulis.. Setau gue agama kristen, hindu en buddha tuh semuanya cuma menyembah satu Tuhan..loe pikir cuma islam yg nyembah satu Tuhan?Dasar naif!!! Trus loe bilang cuma islam yg melarang umatnya makan babi en mewajibkan umatnya untuk disunat? Tau gak kalo jauh sebelum si muhammad nongol di bumi agama yahudi udah melarang umatnya makan babi en mawajibkan mereka untuk disunat.. Belajar dulu baru ngoceh..
Saya seorang katolik sebenarnya hal ini tidak ada hubungnnya dengan katolik atu kristen yg ada hanyalah orang yg tidak jelas agamanya , bisa jadi nasrani,hindu,budha, bisa saja dari muslim sendiri yg jelas adalah niatannya yaitu mau mengadu domba antara muslim dan nasrani, karena dari keseluruhan yg di jadikan perbandingan adalah Al'Quran dan Injil, sudah jelas mau memporak porandakan hubungan baik yg sudah terjalin begitu lama. saya juga memaklumi jawaban2 dari bloger2 yg terkadang sudah lepas dari konteks yg ada. beberapa jawaban semacam di paksakan supaya mengena artinya cela balas cela , saya mengerti karena sudah ada unsur emosi disini, hanya saja kita2 ini istilahnya udah smart bisa mengakses internet , tau yg namnya computer , tau ini itu lah otomatis kita harus menanggapi permaslahan ini dengan otak yg encer, dan lapang dada, jujur saja antara katolik dan kristen terkadang terjadi salah persepsi , kami yg katolik ini dikatakan menyembah Maria yg ternyata penjelmaan dari Dewi laut, ya mungki tidak semua yg berkata begitu , rosario kami dikatakan suatu bentuk atau alat untuk memuja muja setan, tapi kita tidak perlu menanggapi hal2 seperti ini dengan kekerasan yg pada kenyataannya kita bukan menyembah kepada Maria tapi kita meminta pertolongan kepada Maria selaku orang suci/kudus , tadi saya sempat lihat jawaban yg bisa memprovokasi " sudah perang saja, janjian ketemu dimana" ini sudah tidak mencerminkan perdamaian, kita sebagai orang yg beragama bukannya munafik tidak pernah berbuat salah , yg namanya manusia pasti pernah berbuat salah , oleh karena itu kita doakan saja . Dunia ini sedang mengalami Krisis Global , dimana hampir 200jt penduduk dunia di PHK , amatlah sangat tepat bila orang2 yg tidak bertanggung jawab ini masuk menyelinap bahkan terang2an mengadu domba dimana mental orang2 sedang goyang, tingkat stress tinggi , disinilah kesempatan emas mereka , untuk mempengaruhi orang2. oleh karena itu kita sambut dengan akal sehat , jadikan ini sebagai suatu sarana mempertebal iman atau keyakinan kita , seperti artinya keyakina = artinya percaya 100% . sekian dari saya mudah2an bisa membantu memadamkan bara2 api yg sudah berkobar2. SALAM PERDAMAIAN
Alhamdulillah. Akhirnya situs laknat ditutup. Akhirnya sadar akan kesalahannya dan minta maaf kepada Umat Islam. www.mediabilhikmah.multiply.com. Mari kita belajar Islam secara benar, hindari kebencian dengan Islam. Mari kita pelajari sungguh-sungguh.
.... blog laknat kecil ini.... akan terbang disapu debu. Selamat tinggal.... menangislah .... jadilah mualaf .....
islam tidak bisa menjawab di FFI, kalah total!! Sebenarnya mereka tidak perlu marah-marah, wong semua yang dipost di FFI nyata-nyata benar dan berdasar. Mestinya mereka pakai cara yang lebih gentle dan elegan yaitu dengan intelegensi, tidak pake kekuasaan...apalagi kekerasan. Tuh sudah ada yang mengipasi agar umat islam pake cara anarkis untuk mencari, menutup dan mengadili pengelola FFI... Siapa yang mau berdampingan dengan agama yang menganjurkan pembunuhan terhadap kafir. Saya termasuk kafir bung menurut kacamata muslim. Anak-anakku yang manis-manis juga kafir. Setiap kali dari speaker masjid terdengar hinaan, cercaan terhadap kaum nasarani.Anakku yang menginjak remaja marah-marah mendengarnya. Muslim bebas mencaci maki, tapi kafir tidak, kalo mengkritik difatwa menghina nabi dan allah Dasar....
@flikz komen anda mencerminkan kepribadian anda, mencerminkan kepribadian muslim pada umumnya dan mencerminkan kekejian islam.. tidak ada kasih dalam hatimu tidak ada kelembutan dalam dirimu yang ada hanya kebencian... kami adalah manusia yang diciptakan Tuhan (yang benar) untuk hidup bukan untuk dicaci, dihina, direndahkan, apalagi di bunuh..
kan udah gue bilang, si duladi ngomongnya ngawur penuh fitnah caci maki dan vulgar. bilangin si dul sebaiknya tutup aja situsnya dari pada digrebeg. dan elu juga selaku "translator" bersama temen2 elu kok bisa bisanya gokil banget ngarang komik. btw secara pribadi gue biasa saja tetep enjoy with or without faithfreedom. buat si atheis sorry blm balas tantangan elu abis lupa alamatnya keburu diblok. from azizgol
lho indonesia.faithfreedom.org dah ditutup ya? yaaahh... sayang sekali.. padahal sebagai muslim saya sangat menikmatinya. banyak orang bego bertebaran di situ. termasuk yang kristen ikut2an. padahal jelas Ali Sina membentuk situs itu sebagai wadah Islam vs Atheis. kalo ali sina benar mendoktrin islam sedemikian hebatnya (baca:jahatnya), kenapa ia tidak pindah agama saja ke Kristen? berarti terbukti kristen lebih... tahulah.. (baca: lebih gak masuk akal. itu pun klo masih mau memahami pake nurani. bukan otak. karena tuhan bukanlah sesuatu yang rasional. Hanya hatimu yang bisa meresapi Dia. BUKAN HANYA OTAK!!) Balik ke topik. Knpa Ali Sina memilih jadi atheis dan masih mencari pembenaran? sampai2 kalo ada orang bisa mengalahkan dia bersilat lidah dia akan menyumbang 50rb dolar dan menutup situsnya (padahal situs itu sndiri seharga 80rb dolar. yahh.. tetep untung 30rb dolar dong) tapi bagi orang iran mungkin dolar itu ga berguna ya.. lebih berguna ke arah pencarian Tuhan. mungkin lho.. mungkin... Kalo Islam demikian adanya, harusnya kalian yang kristen ngikut2 ke forum itu juga kudu melek sedikit, masa seorang Nabi Muhammad SAW yg katanya (baca: difitnah)kejam, bengis, pedofili dll bisa membuka hati sekian ratus juta umat manusia di dunia? emang domisili manusia di dunia cuma dikuasai setan? emang dikira kita ga punya nurani? di dunia ini, siapa yang masih punya ahli kitab? siapa yang masih memiliki ratusan umat yang hafal Al Qur'an. bisakah kalian, umat kristen menunjukkan satu saja ahli kitab agama kalian yang masih ada? satu saja!!
jadi... mari damai2 saja.. Nabi Muhammad dan Nasrani selalu saling menghormati. situ gak nyolot, kite diem. PS: Islam tidak = Arab. huehehe... jangan samakan dengan pisau belati.. buat kalian yang benci islam, silakan tonton kingdom of heaven. mgkn bnyak yg bilang film itu memojokkan Islam, tapi cermati baik2, di situ dijelaskan kebusukan pendeta, dan wajah Islam sebenarnya, Islam yang bertarung dengan jujur. saling menghormati sesama, tak membunuh bila tidak dalam keadaan diperangi. Menghormati tahanan, dan ketika tercapai kesepakatan, mereka tidak pernah membantai pasukan kristen yang akan pindah malah mengantar dan mengawal mereka (beda ma pasukan kristen yang menang sebelum salahudin). gak kaya pahlawan kita yang beraninya maen gerilya klo malam. tambahan lagi, Islam bukan FPI. Nabi Muhammad pernah diberitahu Allah kalo yang membuat nama Islam itu hancur adalah sebagian umatnya (di sini saya maksudkan adalah, sebagian keturunan Ismail dan para arab jawa yang berteriak dan membunuh orang pake allohu akbar. cabee deeehh. mereka itu cuma orang yang ga tau apa2 lalu disulut pake api ato kiasannya botol kosong diisi air panas, pecah deh.. termasuk otaknya pecah.. uu.. peace.. !!). yang ini juga.. jangan samakan dengan pisau belati...
jadi..
waspadalah dengan kubu yang begitu..
setan itu punya dua cara. sesatkan manusia sesesat-sesatnya atau bikin manusia itu takwa setakwa-takwanya dan biarkan manusia itu merasa tinggi derajatnya karena merasa sangat dekat dengan tuhan. jadi yang dipikir vertikaaaaaaaaalll aja.. nah dari siasat setan nomor dua inilah lahir teroris2 dadakan yang dengan lugunya mau dimanfaatkan pihak lain cuma karena dikompori. atau menciptakan masjid2 yang pernah itu setelah saya habis sholat di sana pun, tiba2 seorang muslimah berjilbab lebar dan bercadar mengelap bekas tempat saya sholat tadi cuma karena saya ga berjilbab. duuuh.. dikira najis nih.. tp gapapa.. dia cuma belum tahu aja. semoga Allah membuka hatinya..
jadi,,, damai2.. kita juga orang biasa. muslim cinta damai? saya jawab YA!!! salam...
what u belive is what u are, islam sama dengan arab, karna mereka arab adalah lah islam, mereka berkeyakinana islam, aduh jangan malu deh dengan arab karna kebencian yang ada disana, arau di dunia islam makanya anda mengatakan islam adalah tidak sama dengan arab, intinya apa yang kamu percaya itulah dirimu, kepercayaan kamu membentuk karaktermu,nyatanya negara negara islam atau yang ber[enduduk islam yang terbesar di dunia ini, adalah negara negara yang miskin, atau negara negara yang melanggar ham yang terbesar di dunia, negara negara islam adalah negara negara yang meleceh kan perempuan, banyak sekali kenajisan yang ada di dalam islam,sebagai manusia, kita bisa berpikir, apakah kita harus menutup mata akan kejadian di dunia ini,?
kalau blog ini lenyap, buat aja blog yang lain, masih ingat tidak dengan film fitna,masa manusia menutup mata dengan film fitna, itu kenyataanlo, terlalu banyak kebencian dalam islam, waktu saya baca di faith freedom tentang anggka 6666 dan islam mata saya ternuka, Tuhan adalah cinta, dan kebencian adalah setan, dengan kebencian yang ada di dunia ini karna islam, sekarang kita tau dong setan itu siapa, mau tanya kalau islam itu bukan setan yang merusak umat manusia, apa yang islam sudah lakukan bagi kemanusiaan di dunia ini??? coba jawab
bukannya saya tidak suka kepada orang kasar yang ingin melampiaskan uneg uneg.tapi saya tidak suka diajak ikut marah marah, yang saya inginkan adalah studi perbandingan tanpai emosi yang membara bara.
faithfreedom = forum mengumpat + realita debat = forum diet gwe! karena ditambah umpatan!
tutup forum para pengumpat dan haters, buka forum para pemikir dan journalist. admin hati hati kepada forumer yang jeplak jeplak mengumpat.
berada di kubu manapun dia berada.
kemenangan logika, kemenangan jurnalist: Ada forum, Ada debat, ada musyawarah, tidak ada kebencian, tidak ada mengumpat,tidak ada meneror. kami membutuhkan studi pemikiran, bukan hater's.
Besi adalah salah satu unsur yang dinyatakan secara jelas dalam Al Qur'an. Dalam Surat Al Hadiid, yang berarti "besi", kita diberitahu sebagai berikut:
"…Dan Kami turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia ...." (Al Qur'an, 57:25)
Kata "anzalnaa" yang berarti "kami turunkan" khusus digunakan untuk besi dalam ayat ini, dapat diartikan secara kiasan untuk menjelaskan bahwa besi diciptakan untuk memberi manfaat bagi manusia. Tapi ketika kita mempertimbangkan makna harfiah kata ini, yakni "secara bendawi diturunkan dari langit", kita akan menyadari bahwa ayat ini memiliki keajaiban ilmiah yang sangat penting.
Ini dikarenakan penemuan astronomi modern telah mengungkap bahwa logam besi yang ditemukan di bumi kita berasal dari bintang-bintang raksasa di angkasa luar.
Logam berat di alam semesta dibuat dan dihasilkan dalam inti bintang-bintang raksasa. Akan tetapi sistem tata surya kita tidak memiliki struktur yang cocok untuk menghasilkan besi secara mandiri. Besi hanya dapat dibuat dan dihasilkan dalam bintang-bintang yang jauh lebih besar dari matahari, yang suhunya mencapai beberapa ratus juta derajat. Ketika jumlah besi telah melampaui batas tertentu dalam sebuah bintang, bintang tersebut tidak mampu lagi menanggungnya, dan akhirnya meledak melalui peristiwa yang disebut "nova" atau "supernova". Akibat dari ledakan ini, meteor-meteor yang mengandung besi bertaburan di seluruh penjuru alam semesta dan mereka bergerak melalui ruang hampa hingga mengalami tarikan oleh gaya gravitasi benda angkasa.
Semua ini menunjukkan bahwa logam besi tidak terbentuk di bumi melainkan kiriman dari bintang-bintang yang meledak di ruang angkasa melalui meteor-meteor dan "diturunkan ke bumi", persis seperti dinyatakan dalam ayat tersebut: Jelaslah bahwa fakta ini tidak dapat diketahui secara ilmiah pada abad ke-7 ketika Al Qur'an diturunkan.
"Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui." (Al Qur'an, 36:36)
"…setiap partikel memiliki anti-partikel dengan muatan yang berlawanan … … dan hubungan ketidakpastian mengatakan kepada kita bahwa penciptaan berpasangan dan pemusnahan berpasangan terjadi di dalam vakum di setiap saat, di setiap tempat."
Semua ini menunjukkan bahwa unsur besi tidak terbentuk di Bumi, melainkan dibawa oleh meteor-meteor melalui ledakan bintang-bintang di luar angkasa, dan kemudian "dikirim ke bumi", persis sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut. Jelas bahwa fakta ini tak mungkin diketahui secara ilmiah pada abad ke-7, di saat Al Qur'an diturunkan. (http://www.2think.org/nothingness.html, Henning Genz – Nothingness: The Science of Empty Space, s. 205)
Kini, relativitas waktu adalah fakta yang terbukti secara ilmiah. Hal ini telah diungkapkan melalui teori relativitas waktu Einstein di tahun-tahun awal abad ke-20. Sebelumnya, manusia belumlah mengetahui bahwa waktu adalah sebuah konsep yang relatif, dan waktu dapat berubah tergantung keadaannya. Ilmuwan besar, Albert Einstein, secara terbuka membuktikan fakta ini dengan teori relativitas. Ia menjelaskan bahwa waktu ditentukan oleh massa dan kecepatan. Dalam sejarah manusia, tak seorang pun mampu mengungkapkan fakta ini dengan jelas sebelumnya.
Tapi ada perkecualian; Al Qur'an telah berisi informasi tentang waktu yang bersifat relatif! Sejumlah ayat yang mengulas hal ini berbunyi:
"Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu menurut perhitunganmu." (Al Qur'an, 22:47)
"Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu." (Al Qur'an, 32:5)
"Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun." (Al Qur'an, 70:4)
Dalam sejumlah ayat disebutkan bahwa manusia merasakan waktu secara berbeda, dan bahwa terkadang manusia dapat merasakan waktu sangat singkat sebagai sesuatu yang lama:
"Allah bertanya: 'Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?' Mereka menjawab: 'Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.' Allah berfirman: 'Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui'." (Al Qur'an, 23:122-114)
Fakta bahwa relativitas waktu disebutkan dengan sangat jelas dalam Al Qur'an, yang mulai diturunkan pada tahun 610 M, adalah bukti lain bahwa Al Qur'an adalah Kitab Suci.
Bumi memiliki seluruh sifat yang diperlukan bagi kehidupan. Salah satunya adalah keberadaan atmosfir, yang berfungsi sebagai lapisan pelindung yang melindungi makhluk hidup. Adalah fakta yang kini telah diterima bahwa atmosfir terdiri dari lapisan-lapisan berbeda yang tersusun secara berlapis, satu di atas yang lain. Persis sebagaimana dipaparkan dalam Al Qur’an, atmosfir terdiri dari tujuh lapisan. Ini pastilah salah satu keajaiban Al Qur’an.
Satu fakta tentang alam semesta sebagaimana dinyatakan dalam Al Qur’an adalah bahwa langit terdiri atas tujuh lapis.
"Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu." (Al Qur'an, 2:29)
"Kemudian Dia menuju langit, dan langit itu masih merupakan asap. Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya." (Al Qur'an, 41:11-12)
Kata "langit", yang kerap kali muncul di banyak ayat dalam Al Qur’an, digunakan untuk mengacu pada "langit" bumi dan juga keseluruhan alam semesta. Dengan makna kata seperti ini, terlihat bahwa langit bumi atau atmosfer terdiri dari tujuh lapisan.
Saat ini benar-benar diketahui bahwa atmosfir bumi terdiri atas lapisan-lapisan yang berbeda yang saling bertumpukan. Lebih dari itu, persis sebagaimana dinyatakan dalam Al Qur’an, atmosfer terdiri atas tujuh lapisan. Dalam sumber ilmiah, hal tersebut diuraikan sebagai berikut:
Para ilmuwan menemukan bahwa atmosfer terdiri diri beberapa lapisan. Lapisan-lapisan tersebut berbeda dalam ciri-ciri fisik, seperti tekanan dan jenis gasnya. Lapisan atmosfer yang terdekat dengan bumi disebut TROPOSFER. Ia membentuk sekitar 90% dari keseluruhan massa atmosfer. Lapisan di atas troposfer disebut STRATOSFER. LAPISAN OZON adalah bagian dari stratosfer di mana terjadi penyerapan sinar ultraviolet. Lapisan di atas stratosfer disebut MESOSFER. . TERMOSFER berada di atas mesosfer. Gas-gas terionisasi membentuk suatu lapisan dalam termosfer yang disebut IONOSFER. Bagian terluar atmosfer bumi membentang dari sekitar 480 km hingga 960 km. Bagian ini dinamakan EKSOSFER. . (Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; General Science, Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 319-322)
Jika kita hitung jumlah lapisan yang dinyatakan dalam sumber ilmiah tersebut, kita ketahui bahwa atmosfer tepat terdiri atas tujuh lapis, seperti dinyatakan dalam ayat tersebut.
1. Troposfer
2. Stratosfer
3. Ozonosfer
4. Mesosfer
5. Termosfer
6. Ionosfer
7. Eksosfer
Keajaiban penting lain dalam hal ini disebutkan dalam surat Fushshilat ayat ke-12, "… Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya." Dengan kata lain, Allah dalam ayat ini menyatakan bahwa Dia memberikan kepada setiap langit tugas atau fungsinya masing-masing. Sebagaimana dapat dipahami, tiap-tiap lapisan atmosfir ini memiliki fungsi penting yang bermanfaat bagi kehidupan umat manusia dan seluruh makhluk hidup lain di Bumi. Setiap lapisan memiliki fungsi khusus, dari pembentukan hujan hingga perlindungan terhadap radiasi sinar-sinar berbahaya; dari pemantulan gelombang radio hingga perlindungan terhadap dampak meteor yang berbahaya.
Salah satu fungsi ini, misalnya, dinyatakan dalam sebuah sumber ilmiah sebagaimana berikut:
Atmosfir bumi memiliki 7 lapisan. Lapisan terendah dinamakan troposfir. Hujan, salju, dan angin hanya terjadi pada troposfir. (http://muttley.ucdavis.edu/Book/Atmosphere/beginner/layers-01.html)
Adalah sebuah keajaiban besar bahwa fakta-fakta ini, yang tak mungkin ditemukan tanpa teknologi canggih abad ke-20, secara jelas dinyatakan oleh Al Qur’an 1.400 tahun yang lalu.
Dengan perpanjangannya yang menghujam jauh ke dalam maupun ke atas permukaan bumi, gunung-gunung menggenggam lempengan-lempengan kerak bumi yang berbeda, layaknya pasak. Kerak bumi terdiri atas lempengan-lempengan yang senantiasa dalam keadaan bergerak. Fungsi pasak dari gunung ini mencegah guncangan dengan cara memancangkan kerak bumi yang memiliki struktur sangat mudah bergerak.
Al Qur’an mengarahkan perhatian kita pada fungsi geologis penting dari gunung.
"Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka..." (Al Qur'an, 21:31)
Sebagaimana terlihat, dinyatakan dalam ayat tersebut bahwa gunung-gunung berfungsi mencegah goncangan di permukaan bumi.
Kenyataan ini tidaklah diketahui oleh siapapun di masa ketika Al Qur’an diturunkan. Nyatanya, hal ini baru saja terungkap sebagai hasil penemuan geologi modern.
Menurut penemuan ini, gunung-gunung muncul sebagai hasil pergerakan dan tumbukan dari lempengan-lempengan raksasa yang membentuk kerak bumi. Ketika dua lempengan bertumbukan, lempengan yang lebih kuat menyelip di bawah lempengan yang satunya, sementara yang di atas melipat dan membentuk dataran tinggi dan gunung. Lapisan bawah bergerak di bawah permukaan dan membentuk perpanjangan yang dalam ke bawah. Ini berarti gunung mempunyai bagian yang menghujam jauh ke bawah yang tak kalah besarnya dengan yang tampak di permukaan bumi.
Dalam tulisan ilmiah, struktur gunung digambarkan sebagai berikut:
Pada bagian benua yang lebih tebal, seperti pada jajaran pegunungan, kerak bumi akan terbenam lebih dalam ke dalam lapisan magma. (General Science, Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 305)
Dalam sebuah ayat, peran gunung seperti ini diungkapkan melalui sebuah perumpamaan sebagai "pasak":
"Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?, dan gunung-gunung sebagai pasak?" (Al Qur'an, 78:6-7)
Dengan kata lain, gunung-gunung menggenggam lempengan-lempengan kerak bumi dengan memanjang ke atas dan ke bawah permukaan bumi pada titik-titik pertemuan lempengan-lempengan ini. Dengan cara ini, mereka memancangkan kerak bumi dan mencegahnya dari terombang-ambing di atas lapisan magma atau di antara lempengan-lempengannya. Singkatnya, kita dapat menyamakan gunung dengan paku yang menjadikan lembaran-lembaran kayu tetap menyatu.
Fungsi pemancangan dari gunung dijelaskan dalam tulisan ilmiah dengan istilah "isostasi". Isostasi bermakna sebagai berikut:
Isostasi: kesetimbangan dalam kerak bumi yang terjaga oleh aliran materi bebatuan di bawah permukaan akibat tekanan gravitasi. (Webster's New Twentieth Century Dictionary, 2. edition "Isostasy", New York, s. 975)
Peran penting gunung yang ditemukan oleh ilmu geologi modern dan penelitian gempa, telah dinyatakan dalam Al Qur’an berabad-abad lampau sebagai suatu bukti Hikmah Maha Agung dalam ciptaan Allah.
"Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka..." (Al Qur'an, 21:31)
Gambar di atas memperlihatkan tahap-tahap pembentukan gelombang air. Gelombang air terbentuk ketika angin meniup permukaan air. Akibat pengaruh angin ini, pertikel-partikel air mulai bergerak melingkar. Pergerakan ini kemudian mendorong terbentuknya gelombang air yang silih berganti, dan butiran-butiran air kemudian terbentuk oleh gelombang ini yang kemudian tersebar dan beterbangan di udara.
Dalam sebuah ayat Al Qur’an disebutkan sifat angin yang mengawinkan dan terbentuknya hujan karenanya.
"Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan dan Kami turunkan hujan dari langit lalu Kami beri minum kamu dengan air itu dan sekali kali bukanlah kamu yang menyimpannya." (Al Qur'an, 15:22)
Dalam ayat ini ditekankan bahwa fase pertama dalam pembentukan hujan adalah angin. Hingga awal abad ke 20, satu-satunya hubungan antara angin dan hujan yang diketahui hanyalah bahwa angin yang menggerakkan awan. Namun penemuan ilmu meteorologi modern telah menunjukkan peran "mengawinkan" dari angin dalam pembentukan hujan.
Fungsi mengawinkan dari angin ini terjadi sebagaimana berikut:
Di atas permukaan laut dan samudera, gelembung udara yang tak terhitung jumlahnya terbentuk akibat pembentukan buih. Pada saat gelembung-gelembung ini pecah, ribuan partikel kecil dengan diameter seperseratus milimeter, terlempar ke udara. Partikel-partikel ini, yang dikenal sebagai aerosol, bercampur dengan debu daratan yang terbawa oleh angin dan selanjutnya terbawa ke lapisan atas atmosfer. . Partikel-partikel ini dibawa naik lebih tinggi ke atas oleh angin dan bertemu dengan uap air di sana. Uap air mengembun di sekitar partikel-partikel ini dan berubah menjadi butiran-butiran air. Butiran-butiran air ini mula-mula berkumpul dan membentuk awan dan kemudian jatuh ke Bumi dalam bentuk hujan.
Sebagaimana terlihat, angin “mengawinkan” uap air yang melayang di udara dengan partikel-partikel yang di bawanya dari laut dan akhirnya membantu pembentukan awan hujan.
Apabila angin tidak memiliki sifat ini, butiran-butiran air di atmosfer bagian atas tidak akan pernah terbentuk dan hujanpun tidak akan pernah terjadi.
Hal terpenting di sini adalah bahwa peran utama dari angin dalam pembentukan hujan telah dinyatakan berabad-abad yang lalu dalam sebuah ayat Al Qur’an, pada saat orang hanya mengetahui sedikit saja tentang fenomena alam…
Terdapat gelombang besar, arus kuat, dan gelombang pasang di Laut Tengah dan Samudra Atlantik. Air Laut Tengah memasuki Samudra Atlantik melalui selat Jibraltar. Namun suhu, kadar garam, dan kerapatan air laut di kedua tempat ini tidak berubah karena adanya penghalang yang memisahkan keduanya.
Salah satu di antara sekian sifat lautan yang baru-baru ini ditemukan adalah berkaitan dengan ayat Al Qur’an sebagai berikut:
"Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tak dapat dilampaui oleh masing-masing." (Al Qur'an, 55:19-20)
Sifat lautan yang saling bertemu, akan tetapi tidak bercampur satu sama lain ini telah ditemukan oleh para ahli kelautan baru-baru ini. Dikarenakan gaya fisika yang dinamakan "tegangan permukaan", air dari laut-laut yang saling bersebelahan tidak menyatu. Akibat adanya perbedaan masa jenis, tegangan permukaan mencegah lautan dari bercampur satu sama lain, seolah terdapat dinding tipis yang memisahkan mereka. (Davis, Richard A., Jr. 1972, Principles of Oceanography, Don Mills, Ontario, Addison-Wesley Publishing, s. 92-93.)
Sisi menarik dari hal ini adalah bahwa pada masa ketika manusia tidak memiliki pengetahuan apapun mengenai fisika, tegangan permukaan, ataupun ilmu kelautan, hal ini dinyatakan dalam Al Qur’an.
Pengukuran yang dilakukan dengan teknologi masa kini berhasil mengungkapkan bahwa antara 3 hingga 30% sinar matahari dipantulkan oleh permukaan laut. Jadi, hampir semua tujuh warna yang menyusun spektrum sinar matahari diserap satu demi satu ketika menembus permukaan lautan hingga kedalaman 200 meter, kecuali sinar biru (lihat gambar di samping). Di bawah kedalaman 1000 meter, tidak dijumpai sinar apa pun. (lihat gambar atas). Fakta ilmiah ini telah disebutkan dalam ayat ke-40 surat An Nuur sekitar 1400 tahun yang lalu..
"Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun." (Al Qur'an, 24:40)
Keadaan umum tentang lautan yang dalam dijelaskan dalam buku berjudul Oceans:
Kegelapan dalam lautan dan samudra yang dalam dijumpai pada kedalaman 200 meter atau lebih. Pada kedalaman ini, hampir tidak dijumpai cahaya. Di bawah kedalaman 1000 meter, tidak terdapat cahaya sama sekali. (Elder, Danny; and John Pernetta, 1991, Oceans, London, Mitchell Beazley Publishers, s. 27)
Kini, kita telah mengetahui tentang keadaan umum lautan tersebut, ciri-ciri makhluk hidup yang ada di dalamnya, kadar garamnya, serta jumlah air, luas permukaan dan kedalamannya. Kapal selam dan perangkat khusus yang dikembangkan menggunakan teknologi modern, memungkinkan para ilmuwan untuk mendapatkan informasi ini.
Manusia tak mampu menyelam pada kedalaman di bawah 40 meter tanpa bantuan peralatan khusus. Mereka tak mampu bertahan hidup di bagian samudra yang dalam nan gelap, seperti pada kedalaman 200 meter. Karena alasan inilah, para ilmuwan hanya baru-baru ini saja mampu menemukan informasi sangat rinci tersebut tentang kelautan. Namun, pernyataan "gelap gulita di lautan yang dalam" digunakan dalam surat An Nuur 1400 tahun lalu. Ini sudah pasti salah satu keajaiban Al Qur’an, sebab infomasi ini dinyatakan di saat belum ada perangkat yang memungkinkan manusia untuk menyelam di kedalaman samudra.
Selain itu, pernyataan di ayat ke-40 surat An Nuur "Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan…" mengarahkan perhatian kita pada satu keajaiban Al Qur’an yang lain.
Para ilmuwan baru-baru ini menemukan keberadaan gelombang di dasar lautan, yang "terjadi pada pertemuan antara lapisan-lapisan air laut yang memiliki kerapatan atau massa jenis yang berbeda." Gelombang yang dinamakan gelombang internal ini meliputi wilayah perairan di kedalaman lautan dan samudra dikarenakan pada kedalaman ini air laut memiliki massa jenis lebih tinggi dibanding lapisan air di atasnya. Gelombang internal memiliki sifat seperti gelombang permukaan. Gelombang ini dapat pecah, persis sebagaimana gelombang permukaan. Gelombang internal tidak dapat dilihat oleh mata manusia, tapi keberadaannya dapat dikenali dengan mempelajari suhu atau perubahan kadar garam di tempat-tempat tertentu. (Gross, M. Grant; 1993, Oceanography, a View of Earth, 6. edition, Englewood Cliffs, Prentice-Hall Inc., s. 205)
Pernyataan-pernyataan dalam Al Qur'an benar-benar bersesuaian dengan penjelasan di atas. Tanpa adanya penelitian, seseorang hanya mampu melihat gelombang di permukaan laut. Mustahil seseorang mampu mengamati keberadaan gelombang internal di dasar laut. Akan tetapi, dalam surat An Nuur, Allah mengarahkan perhatian kita pada jenis gelombang yang terdapat di kedalaman samudra. Sungguh, fakta yang baru saja diketemukan para ilmuwan ini memperlihatkan sekali lagi bahwa Al Qur'an adalah kalam Allah.
Fakta lain yang diberikan dalam Al Qur’an mengenai hujan adalah bahwa hujan diturunkan ke bumi dalam kadar tertentu. Hal ini disebutkan dalam Surat Az Zukhruf sebagai berikut;
"Dan Yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan) lalu Kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur)." (Al Qur'an, 43:11)
Kadar dalam hujan ini pun sekali lagi telah ditemukan melalui penelitian modern. Diperkirakan dalam satu detik, sekitar 16 juta ton air menguap dari bumi. Angka ini menghasilkan 513 trilyun ton air per tahun. Angka ini ternyata sama dengan jumlah hujan yang jatuh ke bumi dalam satu tahun. Hal ini berarti air senantiasa berputar dalam suatu siklus yang seimbang menurut "ukuran atau kadar" tertentu. Kehidupan di bumi bergantung pada siklus air ini. Bahkan sekalipun manusia menggunakan semua teknologi yang ada di dunia ini, mereka tidak akan mampu membuat siklus seperti ini.
Per tahunnya, air hujan yang menguap dan turun kembali ke Bumi dalam bentuk hujan berjumlah "tetap": yakni 513 triliun ton. Jumlah yang tetap ini dinyatakan dalam Al Qur'an dengan menggunakan istilah "menurunkan air dari langit menurut kadar". Tetapnya jumlah ini sangatlah penting bagi keberlangsungan keseimbangan ekologi dan, tentu saja, kelangsungan kehidupan ini,..
Bahkan satu penyimpangan kecil saja dari jumlah ini akan segera mengakibatkan ketidakseimbangan ekologi yang mampu mengakhiri kehidupan di bumi. Namun, hal ini tidak pernah terjadi dan hujan senantiasa turun setiap tahun dalam jumlah yang benar-benar sama seperti dinyatakan dalam Al Qur’an.
Proses terbentuknya hujan masih merupakan misteri besar bagi orang-orang dalam waktu yang lama. Baru setelah radar cuaca ditemukan, bisa didapatkan tahap-tahap pembentukan hujan..
Pembentukan hujan berlangsung dalam tiga tahap. Pertama, "bahan baku" hujan naik ke udara, lalu awan terbentuk. Akhirnya, curahan hujan terlihat.
Tahap-tahap ini ditetapkan dengan jelas dalam Al-Qur’an berabad-abad yang lalu, yang memberikan informasi yang tepat mengenai pembentukan hujan,
"Dialah Allah Yang mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendakiNya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya; maka, apabila hujan itu turun mengenai hamba-hambaNya yang dikehendakiNya, tiba-tiba mereka menjadi gembira" (Al Qur'an, 30:48)
Gambar di atas memperlihatkan butiran-butiran air yang lepas ke udara. Ini adalah tahap pertama dalam proses pembentukan hujan. Setelah itu, butiran-butiran air dalam awan yang baru saja terbentuk akan melayang di udara untuk kemudian menebal, menjadi jenuh, dan turun sebagai hujan. Seluruh tahapan ini disebutkan dalam Al Qur'an.
Kini, mari kita amati tiga tahap yang disebutkan dalam ayat ini.
TAHAP KE-1: "Dialah Allah Yang mengirimkan angin..."
Gelembung-gelembung udara yang jumlahnya tak terhitung yang dibentuk dengan pembuihan di lautan, pecah terus-menerus dan menyebabkan partikel-partikel air tersembur menuju langit. Partikel-partikel ini, yang kaya akan garam, lalu diangkut oleh angin dan bergerak ke atas di atmosfir. Partikel-partikel ini, yang disebut aerosol, membentuk awan dengan mengumpulkan uap air di sekelilingnya, yang naik lagi dari laut, sebagai titik-titik kecil dengan mekanisme yang disebut "perangkap air".
TAHAP KE-2: “...lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal..."
Awan-awan terbentuk dari uap air yang mengembun di sekeliling butir-butir garam atau partikel-partikel debu di udara. Karena air hujan dalam hal ini sangat kecil (dengan diamter antara 0,01 dan 0,02 mm), awan-awan itu bergantungan di udara dan terbentang di langit. Jadi, langit ditutupi dengan awan-awan.
TAHAP KE-3: "...lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya..."
Partikel-partikel air yang mengelilingi butir-butir garam dan partikel -partikel debu itu mengental dan membentuk air hujan. Jadi, air hujan ini, yang menjadi lebih berat daripada udara, bertolak dari awan dan mulai jatuh ke tanah sebagai hujan.
Semua tahap pembentukan hujan telah diceritakan dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Selain itu, tahap-tahap ini dijelaskan dengan urutan yang benar. Sebagaimana fenomena-fenomena alam lain di bumi, lagi-lagi Al-Qur’anlah yang menyediakan penjelasan yang paling benar mengenai fenomena ini dan juga telah mengumumkan fakta-fakta ini kepada orang-orang pada ribuan tahun sebelum ditemukan oleh ilmu pengetahuan.
Dalam sebuah ayat, informasi tentang proses pembentukan hujan dijelaskan:
"Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan- gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan." (Al Qur'an, 24:43)
Para ilmuwan yang mempelajari jenis-jenis awan mendapatkan temuan yang mengejutkan berkenaan dengan proses pembentukan awan hujan. Terbentuknya awan hujan yang mengambil bentuk tertentu, terjadi melalui sistem dan tahapan tertentu pula. Tahap-tahap pembentukan kumulonimbus, sejenis awan hujan, adalah sebagai berikut:
TAHAP - 1, Pergerakan awan oleh angin: Awan-awan dibawa, dengan kata lain, ditiup oleh angin.
TAHAP - 2, Pembentukan awan yang lebih besar: Kemudian awan-awan kecil (awan kumulus) yang digerakkan angin, saling bergabung dan membentuk awan yang lebih besar.
TAHAP - 3, Pembentukan awan yang bertumpang tindih: Ketika awan-awan kecil saling bertemu dan bergabung membentuk awan yang lebih besar, gerakan udara vertikal ke atas terjadi di dalamnya meningkat. Gerakan udara vertikal ini lebih kuat di bagian tengah dibandingkan di bagian tepinya. Gerakan udara ini menyebabkan gumpalan awan tumbuh membesar secara vertikal, sehingga menyebabkan awan saling bertindih-tindih. Membesarnya awan secara vertikal ini menyebabkan gumpalan besar awan tersebut mencapai wilayah-wilayah atmosfir yang bersuhu lebih dingin, di mana butiran-butiran air dan es mulai terbentuk dan tumbuh semakin membesar. Ketika butiran air dan es ini telah menjadi berat sehingga tak lagi mampu ditopang oleh hembusan angin vertikal, mereka mulai lepas dari awan dan jatuh ke bawah sebagai hujan air, hujan es, dsb. (Anthes, Richard A.; John J. Cahir; Alistair B. Fraser; and Hans A. Panofsky, 1981, The Atmosphere, s. 269; Millers, Albert; and Jack C. Thompson, 1975, Elements of Meteorology, s. 141-142)
Kita harus ingat bahwa para ahli meteorologi hanya baru-baru ini saja mengetahui proses pembentukan awan hujan ini secara rinci, beserta bentuk dan fungsinya, dengan menggunakan peralatan mutakhir seperti pesawat terbang, satelit, komputer, dsb. Sungguh jelas bahwa Allah telah memberitahu kita suatu informasi yang tak mungkin dapat diketahui 1400 tahun yang lalu.
Dalam sebuah ayat, kita diberitahu bahwa gunung-gunung tidaklah diam sebagaimana yang tampak, akan tetapi mereka terus-menerus bergerak.
"Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal dia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (Al Qur'an, 27:88)
Gerakan gunung-gunung ini disebabkan oleh gerakan kerak bumi tempat mereka berada. Kerak bumi ini seperti mengapung di atas lapisan magma yang lebih rapat. Pada awal abad ke-20, untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang ilmuwan Jerman bernama Alfred Wegener mengemukakan bahwa benua-benua pada permukaan bumi menyatu pada masa-masa awal bumi, namun kemudian bergeser ke arah yang berbeda-beda sehingga terpisah ketika mereka bergerak saling menjauhi.
Para ahli geologi memahami kebenaran pernyataan Wegener baru pada tahun 1980, yakni 50 tahun setelah kematiannya. Sebagaimana pernah dikemukakan oleh Wegener dalam sebuah tulisan yang terbit tahun 1915, sekitar 500 juta tahun lalu seluruh tanah daratan yang ada di permukaan bumi awalnya adalah satu kesatuan yang dinamakan Pangaea. Daratan ini terletak di kutub selatan.
Sekitar 180 juta tahun lalu, Pangaea terbelah menjadi dua bagian yang masing-masingnya bergerak ke arah yang berbeda. Salah satu daratan atau benua raksasa ini adalah Gondwana, yang meliputi Afrika, Australia, Antartika dan India. Benua raksasa kedua adalah Laurasia, yang terdiri dari Eropa, Amerika Utara dan Asia, kecuali India. Selama 150 tahun setelah pemisahan ini, Gondwana dan Laurasia terbagi menjadi daratan-daratan yang lebih kecil.
Benua-benua yang terbentuk menyusul terbelahnya Pangaea telah bergerak pada permukaan Bumi secara terus-menerus sejauh beberapa sentimeter per tahun. Peristiwa ini juga menyebabkan perubahan perbandingan luas antara wilayah daratan dan lautan di Bumi.
Pergerakan kerak Bumi ini diketemukan setelah penelitian geologi yang dilakukan di awal abad ke-20. Para ilmuwan menjelaskan peristiwa ini sebagaimana berikut:
Kerak dan bagian terluar dari magma, dengan ketebalan sekitar 100 km, terbagi atas lapisan-lapisan yang disebut lempengan. Terdapat enam lempengan utama, dan beberapa lempengan kecil. Menurut teori yang disebut lempeng tektonik, lempengan-lempengan ini bergerak pada permukaan bumi, membawa benua dan dasar lautan bersamanya. Pergerakan benua telah diukur dan berkecepatan 1 hingga 5 cm per tahun. Lempengan-lempengan tersebut terus-menerus bergerak, dan menghasilkan perubahan pada geografi bumi secara perlahan. Setiap tahun, misalnya, Samudera Atlantic menjadi sedikit lebih lebar. (Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; General Science, Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 30)
Ada hal sangat penting yang perlu dikemukakan di sini: dalam ayat tersebut Allah telah menyebut tentang gerakan gunung sebagaimana mengapungnya perjalanan awan. (Kini, Ilmuwan modern juga menggunakan istilah "continental drift" atau "gerakan mengapung dari benua" untuk gerakan ini. (National Geographic Society, Powers of Nature, Washington D.C., 1978, s.12-13)
Tidak dipertanyakan lagi, adalah salah satu kejaiban Al Qur’an bahwa fakta ilmiah ini, yang baru-baru saja ditemukan oleh para ilmuwan, telah dinyatakan dalam Al Qur’an.
"Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya, (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka." (Al Qur'an, 96:15-16)
Ungkapan "ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka" dalam ayat di atas sungguh menarik. Penelitian yang dilakukan di tahun-tahun belakangan mengungkapkan bahwa bagian prefrontal, yang bertugas mengatur fungsi-fungsi khusus otak, terletak pada bagian depan tulang tengkorak. Para ilmuwan hanya mampu menemukan fungsi bagian ini selama kurun waktu 60 tahun terakhir, sedangkan Al Qur'an telah menyebutkannya 1400 tahun lalu. Jika kita lihat bagian dalam tulang tengkorak, di bagian depan kepala, akan kita temukan daerah frontal cerebrum (otak besar). Buku berjudul Essentials of Anatomy and Physiology, yang berisi temuan-temuan terakhir hasil penelitian tentang fungsi bagian ini, menyatakan:
Dorongan dan hasrat untuk merencanakan dan memulai gerakan terjadi di bagian depan lobi frontal, dan bagian prefrontal. Ini adalah daerah korteks asosiasi…(Seeley, Rod R.; Trent D. Stephens; and Philip Tate, 1996, Essentials of Anatomy & Physiology, 2. edition, St. Louis, Mosby-Year Book Inc., s. 211; Noback, Charles R.; N. L. Strominger; and R. J. Demarest, 1991, The Human Nervous System, Introduction and Review, 4. edition, Philadelphia, Lea & Febiger , s. 410-411)
Buku tersebut juga mengatakan:
Berkaitan dengan keterlibatannya dalam membangkitkan dorongan, daerah prefrontal juga diyakini sebagai pusat fungsional bagi perilaku menyerang…(Seeley, Rod R.; Trent D. Stephens; and Philip Tate, 1996, Essentials of Anatomy & Physiology, 2. edition, St. Louis, Mosby-Year Book Inc., s. 211)
Jadi, daerah cerebrum ini juga bertugas merencanakan, memberi dorongan, dan memulai perilaku baik dan buruk, dan bertanggung jawab atas perkataan benar dan dusta.
Jelas bahwa ungkapan "ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka" benar-benar merujuk pada penjelasan di atas. Fakta yang hanya dapat diketahui para ilmuwan selama 60 tahun terakhir ini, telah dinyatakan Allah dalam Al Qur'an sejak dulu.
Terdapat banyak pokok persoalan yang disebutkan dalam Al-Qur'an yang mengundang manusia untuk beriman. Kadang-kadang langit, kadang-kadang hewan, dan kadang-kadang tanaman ditunjukkan sebagai bukti bagi manusia oleh Allah. Dalam banyak ayat, orang-orang diseru untuk mengalihkan perhatian mereka ke arah proses terciptanya mereka sendiri. Mereka sering diingatkan bagaimana manusia sampai ke bumi, tahap-tahap mana yang telah kita lalui, dan apa bahan dasarnya:
"Kami telah menciptakan kamu; maka mengapa kamu tidak membenarkan? Adakah kamu perhatikan (benih manusia) yang kamu pancarkan? Kamukah yang menciptakannya? Ataukah Kami yang menciptakannya?" (Al Qur'an, 56:57-59)
Penciptaan manusia dan aspek-aspeknya yang luar biasa itu ditegaskan dalam banyak ayat. Beberapa informasi di dalam ayat-ayat ini sedemikian rinci sehingga mustahil bagi orang yang hidup di abad ke-7 untuk mengetahuinya. Beberapa di antaranya sebagai berikut:
1. Manusia tidak diciptakan dari mani yang lengkap, tetapi dari sebagian kecilnya (spermazoa).
2. Sel kelamin laki-lakilah yang menentukan jenis kelamin bayi.
3. Janin manusia melekat pada rahim sang ibu bagaikan lintah.
4. Manusia berkembang di tiga kawasan yang gelap di dalam rahim.
Orang-orang yang hidup pada zaman kala Al Qur'an diturunkan, pasti mengetahui bahwa bahan dasar kelahiran berhubungan dengan mani laki-laki yang terpancar selama persetubuhan seksual. Fakta bahwa bayi lahir sesudah jangka waktu sembilan bulan tentu saja merupakan peristiwa yang gamblang dan tidak memerlukan penyelidikan lebih lanjut. Akan tetapi, sedikit informasi yang dikutip di atas itu berada jauh di luar pengertian orang-orang yang hidup pada masa itu. Ini baru disahihkan oleh ilmu pengetahuan abad ke-20.
Selama persetubuhan seksual, 250 juta sperma terpancar dari si laki-laki pada satu waktu. Sperma-sperma melakukan perjalanan 5-menit yang sulit di tubuh si ibu sampai menuju sel telur. Hanya seribu dari 250 juta sperma yang berhasil mencapai sel telur. Sel telur, yang berukuran setengah dari sebutir garam, hanya akan membolehkan masuk satu sperma. Artinya, bahan manusia bukan mani seluruhnya, melainkan hanya sebagian kecil darinya. Ini dijelaskan dalam Al-Qur'an :
"Apakah manusia mengira akan dibiarkan tak terurus? Bukankah ia hanya setitik mani yang dipancarkan?" (Al Qur'an, 75:36-37)
Seperti yang telah kita amati, Al-Qur'an memberi tahu kita bahwa manusia tidak terbuat dari mani selengkapnya, tetapi hanya bagian kecil darinya. Bahwa tekanan khusus dalam pernyataan ini mengumumkan suatu fakta yang baru ditemukan oleh ilmu pengetahuan modern itu merupakan bukti bahwa pernyataan tersebut berasal dari Ilahi.
Pada gambar di samping, kita saksikan air mani yang dipancarkan ke rahim. Dari keseluruhan sperma berjumlah sekitar 250 juta yang dipancarkan dari tubuh pria, hanya sedikit sekali yang berhasil mencapai sel telur. Sperma yang akan membuahi sel telur hanyalah satu dari seribu sperma yang mampu bertahan hidup. Fakta bahwa manusia tidak diciptakan dengan menggunakan keseluruhan air mani, tapi hanya sebagian kecil darinya, dinyatakan dalam Al Qur'an dengan ungkapan, "setetes mani yang ditumpahkan".
Cairan yang disebut mani tidak mengandung sperma saja. Cairan ini justru tersusun dari campuran berbagai cairan yang berlainan. Cairan-cairan ini mempunyai fungsi-fungsi semisal mengandung gula yang diperlukan untuk menyediakan energi bagi sperma, menetralkan asam di pintu masuk rahim, dan melicinkan lingkungan agar memudahkan pergerakan sperma.
Yang cukup menarik, ketika mani disinggung di Al-Qur'an, fakta ini, yang ditemukan oleh ilmu pengetahuan modern, juga menunjukkan bahwa mani itu ditetapkan sebagai cairan campuran:
"Sungguh, Kami ciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur, lalu Kami beri dia (anugerah) pendengaran dan penglihatan." (Al Qur'an, 76:2)
Di ayat lain, mani lagi-lagi disebut sebagai campuran dan ditekankan bahwa manusia diciptakan dari "bahan campuran" ini:
"Dialah Yang menciptakan segalanya dengan sebaik-baiknya, Dia mulai menciptakan manusia dari tanah liat. Kemudian Ia menjadikan keturunannya dari sari air yang hina." (Al Qur'an, 32:7-8)
Kata Arab "sulala", yang diterjemahkan sebagai "sari", berarti bagian yang mendasar atau terbaik dari sesuatu. Dengan kata lain, ini berarti "bagian dari suatu kesatuan". Ini menunjukkan bahwa Al Qur'an merupakan firman dari Yang Berkehendak Yang mengetahui penciptaan manusia hingga serinci-rincinya. Yang Berkehendak ini ialah Pencipta manusia.
Kromosom Y membawa sifat-sifat kelelakian, sedangkan kromosom X berisi sifat-sifat kewanitaan. Di dalam sel telur ibu hanya dijumpai kromosom X, yang menentukan sifat-sifat kewanitaan. Di dalam air mani ayah, terdapat sperma-sperma yang berisi kromosom X atau kromosom Y saja. Jadi, jenis kelamin bayi bergantung pada jenis kromosom kelamin pada sperma yang membuahi sel telur, apakah X atau Y. Dengan kata lain, sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut, penentu jenis kelamin bayi adalah air mani, yang berasal dari ayah. Pengetahuan tentang hal ini, yang tak mungkin dapat diketahui di masa Al Qur'an diturunkan, adalah bukti akan kenyataan bahwa Al Qur'an adalah kalam Allah.
Hingga baru-baru ini, diyakini bahwa jenis kelamin bayi ditentukan oleh sel-sel ibu. Atau setidaknya, dipercaya bahwa jenis kelamin ini ditentukan secara bersama oleh sel-sel lelaki dan perempuan. Namun kita diberitahu informasi yang berbeda dalam Al Qur'an, yang menyatakan bahwa jenis kelamin laki-laki atau perempuan diciptakan "dari air mani apabila dipancarkan".
"Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita, dari air mani, apabila dipancarkan." (Al Qur'an, 53:45-46)
Cabang-cabang ilmu pengetahuan yang berkembang seperti genetika dan biologi molekuler telah membenarkan secara ilmiah ketepatan informasi yang diberikan Al Qur'an ini. Kini diketahui bahwa jenis kelamin ditentukan oleh sel-sel sperma dari tubuh pria, dan bahwa wanita tidak berperan dalam proses penentuan jenis kelamin ini.
Kromosom adalah unsur utama dalam penentuan jenis kelamin. Dua dari 46 kromosom yang menentukan bentuk seorang manusia diketahui sebagai kromosom kelamin. Dua kromosom ini disebut "XY" pada pria, dan "XX" pada wanita. Penamaan ini didasarkan pada bentuk kromosom tersebut yang menyerupai bentuk huruf-huruf ini. Kromosom Y membawa gen-gen yang mengkode sifat-sifat kelelakian, sedangkan kromosom X membawa gen-gen yang mengkode sifat-sifat kewanitaan.
Pembentukan seorang manusia baru berawal dari penggabungan silang salah satu dari kromosom ini, yang pada pria dan wanita ada dalam keadaan berpasangan. Pada wanita, kedua bagian sel kelamin, yang membelah menjadi dua selama peristiwa ovulasi, membawa kromosom X. Sebaliknya, sel kelamin seorang pria menghasilkan dua sel sperma yang berbeda, satu berisi kromosom X, dan yang lainnya berisi kromosom Y. Jika satu sel telur berkromosom X dari wanita ini bergabung dengan sperma yang membawa kromosom Y, maka bayi yang akan lahir berjenis kelamin pria.
Dengan kata lain, jenis kelamin bayi ditentukan oleh jenis kromosom mana dari pria yang bergabung dengan sel telur wanita.
Tak satu pun informasi ini dapat diketahui hingga ditemukannya ilmu genetika pada abad ke-20. Bahkan di banyak masyarakat, diyakini bahwa jenis kelamin bayi ditentukan oleh pihak wanita. Inilah mengapa kaum wanita dipersalahkan ketika mereka melahirkan bayi perempuan.
Namun, tiga belas abad sebelum penemuan gen manusia, Al Qur'an telah mengungkapkan informasi yang menghapuskan keyakinan takhayul ini, dan menyatakan bahwa wanita bukanlah penentu jenis kelamin bayi, akan tetapi air mani dari pria.
Pada tahap awal perkembangannya, bayi dalam rahim ibu berbentuk zigot, yang menempel pada rahim agar dapat menghisap sari-sari makanan dari darah ibu. Gambar di atas adalah zigot yang terlihat seperti sekerat daging. Informasi ini, yang ditemukan oleh embriologi modern, secara ajaib telah dinyatakan dalam Al Qur'an 14 abad yang lalu dengan menggunakan kata "'alaq", yang bermakna "sesuatu yang menempel pada suatu tempat" dan digunakan untuk menjelaskan lintah yang menempel pada tubuh untuk menghisap darah.
Jika kita terus mempelajari fakta-fakta yang diberitakan dalam Al Qur'an mengenai pembentukan manusia, sekali lagi kita akan menjumpai keajaiban ilmiah yang sungguh penting.
Ketika sperma dari laki-laki bergabung dengan sel telur wanita, intisari bayi yang akan lahir terbentuk. Sel tunggal yang dikenal sebagai "zigot" dalam ilmu biologi ini akan segera berkembang biak dengan membelah diri hingga akhirnya menjadi "segumpal daging". Tentu saja hal ini hanya dapat dilihat oleh manusia dengan bantuan mikroskop.
Namun, zigot tersebut tidak melewatkan tahap pertumbuhannya begitu saja. Ia melekat pada dinding rahim seperti akar yang kokoh menancap di bumi dengan carangnya. Melalui hubungan semacam ini, zigot mampu mendapatkan zat-zat penting dari tubuh sang ibu bagi pertumbuhannya. (Moore, Keith L., E. Marshall Johnson, T. V. N. Persaud, Gerald C. Goeringer, Abdul-Majeed A. Zindani, and Mustafa A. Ahmed, 1992, Human Development as Described in the Qur'an and Sunnah, Makkah, Commission on Scientific Signs of the Qur'an and Sunnah, s. 36)
Di sini, pada bagian ini, satu keajaiban penting dari Al Qur'an terungkap. Saat merujuk pada zigot yang sedang tumbuh dalam rahim ibu, Allah menggunakan kata "'alaq" dalam Al Qur'an:
"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari 'alaq (segumpal darah). Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah." (Al Qur'an, 96:1-3)
Arti kata "'alaq" dalam bahasa Arab adalah "sesuatu yang menempel pada suatu tempat". Kata ini secara harfiah digunakan untuk menggambarkan lintah yang menempel pada tubuh untuk menghisap darah.
Tentunya bukanlah suatu kebetulan bahwa sebuah kata yang demikian tepat digunakan untuk zigot yang sedang tumbuh dalam rahim ibu. Hal ini sekali lagi membuktikan bahwa Al Qur'an merupakan wahyu dari Allah, Tuhan Semesta Alam.
Tahapan-tahapan perkembangan bayi dalam rahim ibu dipaparkan dalam Al Qur'an. Sebagaiman diuraikan dalam ayat ke-14 surat Al Mu'minuun, jaringan tulang rawan pada embrio di dalam rahim ibu mulanya mengeras dan menjadi tulang keras. Lalu tulang-tulang ini dibungkus oleh sel-sel otot. Allah menjelaskan perkembangan ini dalam ayat: "…dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging".
Sisi penting lain tentang informasi yang disebutkan dalam ayat-ayat Al Qur'an adalah tahap-tahap pembentukan manusia dalam rahim ibu. Disebutkan dalam ayat tersebut bahwa dalam rahim ibu, mulanya tulang-tulang terbentuk, dan selanjutnya terbentuklah otot yang membungkus tulang-tulang ini.
"Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang-belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik" (Al Qur'an, 23:14)
Embriologi adalah cabang ilmu yang mempelajari perkembangan embrio dalam rahim ibu. Hingga akhir-akhir ini, para ahli embriologi beranggapan bahwa tulang dan otot dalam embrio terbentuk secara bersamaan. Karenanya, sejak lama banyak orang yang menyatakan bahwa ayat ini bertentangan dengan ilmu pengetahuan. Namun, penelitian canggih dengan mikroskop yang dilakukan dengan menggunakan perkembangan teknologi baru telah mengungkap bahwa pernyataan Al Qur'an adalah benar kata demi katanya.
Penelitian di tingkat mikroskopis ini menunjukkan bahwa perkembangan dalam rahim ibu terjadi dengan cara persis seperti yang digambarkan dalam ayat tersebut. Pertama, jaringan tulang rawan embrio mulai mengeras. Kemudian sel-sel otot yang terpilih dari jaringan di sekitar tulang-tulang bergabung dan membungkus tulang-tulang ini.
Peristiwa ini digambarkan dalam sebuah terbitan ilmiah dengan kalimat berikut:
Dalam minggu ketujuh, rangka mulai tersebar ke seluruh tubuh dan tulang-tulang mencapai bentuknya yang kita kenal. Pada akhir minggu ketujuh dan selama minggu kedelapan, otot-otot menempati posisinya di sekeliling bentukan tulang. (Moore, Developing Human, 6. edition,1998.)
Singkatnya, tahap-tahap pembentukan manusia sebagaimana digambarkan dalam Al Qur'an, benar-benar sesuai dengan penemuan embriologi modern.
Dalam ayat ke-6 surat Az Zumar, disebutkan bahwa manusia diciptakan dalam rahim ibu dalam tiga kegelapan. Embriologi modern telah mengungkap bahwa perkembangan ebriologi bayi terjadi pada tiga daerah yang berbeda dalam rahim ibu.
Dalam Al Qur'an dipaparkan bahwa manusia diciptakan melalui tiga tahapan dalam rahim ibunya.
"... Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?" (Al Qur'an, 39:6)
Sebagaimana yang akan dipahami, dalam ayat ini ditunjukkan bahwa seorang manusia diciptakan dalam tubuh ibunya dalam tiga tahapan yang berbeda. Sungguh, biologi modern telah mengungkap bahwa pembentukan embrio pada bayi terjadi dalam tiga tempat yang berbeda dalam rahim ibu. Sekarang, di semua buku pelajaran embriologi yang dipakai di berbagai fakultas kedokteran, hal ini dijadikan sebagai pengetahuan dasar. Misalnya, dalam buku Basic Human Embryology, sebuah buku referensi utama dalam bidang embriologi, fakta ini diuraikan sebagai berikut:
"Kehidupan dalam rahim memiliki tiga tahapan: pre-embrionik; dua setengah minggu pertama, embrionik; sampai akhir minggu ke delapan, dan janin; dari minggu ke delapan sampai kelahiran." (Williams P., Basic Human Embryology, 3. edition, 1984, s. 64.)
Fase-fase ini mengacu pada tahap-tahap yang berbeda dari perkembangan seorang bayi. Ringkasnya, ciri-ciri tahap perkembangan bayi dalam rahim adalah sebagaimana berikut:
- Tahap Pre-embrionik
Pada tahap pertama, zigot tumbuh membesar melalui pembelahan sel, dan terbentuklah segumpalan sel yang kemudian membenamkan diri pada dinding rahim. Seiring pertumbuhan zigot yang semakin membesar, sel-sel penyusunnya pun mengatur diri mereka sendiri guna membentuk tiga lapisan.
- Tahap Embrionik
Tahap kedua ini berlangsung selama lima setengah minggu. Pada masa ini bayi disebut sebagai "embrio". Pada tahap ini, organ dan sistem tubuh bayi mulai terbentuk dari lapisan- lapisan sel tersebut.
- Tahap fetus
Dimulai dari tahap ini dan seterusnya, bayi disebut sebagai "fetus". Tahap ini dimulai sejak kehamilan bulan kedelapan dan berakhir hingga masa kelahiran. Ciri khusus tahapan ini adalah terlihatnya fetus menyerupai manusia, dengan wajah, kedua tangan dan kakinya. Meskipun pada awalnya memiliki panjang 3 cm, kesemua organnya telah nampak. Tahap ini berlangsung selama kurang lebih 30 minggu, dan perkembangan berlanjut hingga minggu kelahiran.
Informasi mengenai perkembangan yang terjadi dalam rahim ibu, baru didapatkan setelah serangkaian pengamatan dengan menggunakan peralatan modern. Namun sebagaimana sejumlah fakta ilmiah lainnya, informasi-informasi ini disampaikan dalam ayat-ayat Al Qur'an dengan cara yang ajaib. Fakta bahwa informasi yang sedemikian rinci dan akurat diberikan dalam Al Qur'an pada saat orang memiliki sedikit sekali informasi di bidang kedokteran, merupakan bukti nyata bahwa Al Qur'an bukanlah ucapan manusia tetapi Firman Allah.
Air susu ibu adalah suatu campuran ciptaan Allah yang luar biasa dan tak tertandingi sebagai sumber makanan terbaik bagi bayi yang baru lahir, dan sebagai zat yang meningkatkan kekebalan tubuhnya terhadap penyakit. Bahkan makanan bayi yang dibuat dengan teknologi masa kini tak mampu menggantikan sumber makanan yang menakjubkan ini.
Setiap hari ditemukan satu manfaat baru air susu ibu bagi bayi. Salah satu fakta yang ditemukan ilmu pengetahuan tentang air susu ibu adalah bahwa menyusui bayi selama dua tahun setelah kelahiran sungguh amat bermanfaat. (Rex D. Russell, Design in Infant Nutrition, http:// www. icr.org/pubs/imp-259.htm)
Allah memberitahu kita informasi penting ini sekitar 14 abad yang lalu, yang hanya diketahui melalui ilmu pengetahuan baru-baru ini, dalam ayat-Nya "…menyapihnya dalam dua tahun…".
"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu." (Al Qur'an, 31:14)
Setiap orang, termasuk mereka yang terlahir kembar identik, memiliki pola sidik jari yang khas untuk diri mereka masing-masing, dan berbeda satu sama lain. Dengan kata lain, tanda pengenal manusia tertera pada ujung jari mereka. Sistem pengkodean ini dapat disamakan dengan sistem kode garis (barcode) sebagaimana yang digunakan saat ini.
Saat dikatakan dalam Al Qur'an bahwa adalah mudah bagi Allah untuk menghidupkan manusia setelah kematiannya, pernyataan tentang sidik jari manusia secara khusus ditekankan:
"Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-belulangnya? Ya, bahkan Kami mampu menyusun (kembali) ujung jari-jarinya dengan sempurna." (Al Qur'an, 75:3-4)
Penekanan pada sidik jari memiliki makna sangat khusus. Ini dikarenakan sidik jari setiap orang adalah khas bagi dirinya sendiri. Setiap orang yang hidup atau pernah hidup di dunia ini memiliki serangkaian sidik jari yang unik dan berbeda dari orang lain.
Itulah mengapa sidik jari dipakai sebagai kartu identitas yang sangat penting bagi pemiliknya dan digunakan untuk tujuan ini di seluruh penjuru dunia.
Akan tetapi, yang penting adalah bahwa keunikan sidik jari ini baru ditemukan di akhir abad ke-19. Sebelumnya, orang menghargai sidik jari sebagai lengkungan-lengkungan biasa tanpa makna khusus. Namun dalam Al Qur'an, Allah merujuk kepada sidik jari, yang sedikitpun tak menarik perhatian orang waktu itu, dan mengarahkan perhatian kita pada arti penting sidik jari, yang baru mampu dipahami di zaman sekarang.
muhamad cuma tau merampok dan memperkosa budak budaknya yang suaminya dibunuh dimedan perang, dan alquran mengajarkan bagaimana cara memenggal leher manusia secara cepat, itu yang alquran ajarkan, cobade buka hatimu terhadap kebenaran sejati,
@kebenaran, sy menyimak apa yang anda tulis.. namun lebih banyak perluasan makna dari ayat yang anda sampaikan. jika demikian, semua agamapun bisa melakukan perluasan makna terhadap ayat2 mereka dan klaim sebagai kebenaran.. bahkan atheis pun dapat mengklaim sesuatu sebagai kebenaran atheis.. salah satunya: "apakah ada yang pernah melihat Sang Pencipta, DENGAN KASAT MATA? Buktikan dan atheis akan percaya!"
benar atau tidak, tidak perlu dijawab oleh ali5196 di forum ini.
Ali ,anda adalah orang yang ingin membalas dendam karena anda diusir oleh keluarga anda, karena anda murtad. marahnya bapak anda sampai melemparkan baju baju anda ke luar rumah membuat anda frustasi dan meninggalkan luka yang dalam dihati anda. sehingga apa yang anda lakukan adalah membalas dendam kepada islam. padahal bukankah itu salah anda sendiri telah menilai islam dengan bingkai yang sempit?.
jangan berbohong ali , anda adalah tipe orang yang bertindak terlalu cepat hanya dengan melihat bingkai penilaian yang sempit dan anda juga seorang pendendam.
saya membaca mengenai kesaksian murtad anda, dari kalimat satu ke kalimat lainnya yang anda tulis , ada mising link, artinya masih ada yang anda sembunyikan dalam hati anda.
saya sebagai orang yang mengenal sedikit psikologi menilai tulisan dengan Iptek dan bingkai yang luas, bukan dengan bingkai yang sempit yang hanya melihat dari satu sudut pandang saja.
sampaikan juga kepada pendiri blog lapotuak, Roy siagian. Roy, apakah anda merasa pusing ketika membicarakan/ membahas sex?, dan lama kelamaan anda merasa ngantuk?. Roy lupakanlah teman - teman anda yang berada di paddy club,mereka tidak mencintai kamu, mereka hanya ingin memuaskan hawa nafsu mereka masing - masing
benar roy , benar. padahal anda bisa menjadi seorang pemikir. tetapi pada kenyataannya yang anda tulis hanyalah kebencian anda dan hawa nafsu anda.
jangan berbohong Roy, jika anda berforum bertatap muka denganku, mungkin aku akan dicincang hidup hidup oleh Roy. kamu pikir kamu dapat menaklukan Islam, jangan menghayal roy. bertobatlah.
pergilah ke puncak gunung Roy, berkemahlah disana, berteriaklah sekeras kerasnya disana, itu bagus untuk kesehatanmu. jika cuaca mendung di puncak gunung, cobalah untuk melihat gumpalan awan di langit, anda pikir anda siapa Roy?.
@kebenaran comment anda aneh, justru mencerminkan kalau qur'an (anda) mengada-ada
anakku yang baru berumur 3,5 tahun aja pernah bilang, bahwa awan bertumpuk-tumpuk, jika dinalar menurut logikamu, jelas teori anak saya tentang pembentukan awan sangat hebat, ya kan?
bukankah sudah jelas banyak kesalahan dalam qur'an, dan itu menyebabkan klaim bahwa qur'an datang dari Tuhan adalah salah..
Ok.! sebenarnya saya dan banyak orang lain tidak akan mempermasalahkan kesalahan-kesalahan itu. anda dan muslim lain mau percaya, mau tidak, itu adalah hak anda.
Tapi..! masalahnya, dalam qur'an tercantum ajaran untuk membunuh kafir, anda sudah tahu ayat-ayatnya kan? dan anda salah satu yang menutup-nutupinya dengan berbagai alasan yang tidak logis. bahkan qur'an terjemahan departemen agama menterjemahkan "penggal kepala mereka" menjadi "pukul batang leher mereka" dan "potong jari-jari mereka" menjadi "pukul ujung jari mereka" untuk menutupi kekejian dalam qur'an.. lho..kalau ayat itu tidak mengajarkan kekejian, kenapa harus ditutup-tutupi? itu kan menyelewengkan kalimat Tuhan? tidak takut kalian akan azab allah?
masalahnya kemudian adalah bahwa islam berpotensi sebagai ancaman bagi umat manusia non islam. sampai kapanpun akan muncul potensi itu walaupun semua muslim berusaha menampilkan wajah islam yang toleran, lembut, kasih..dlsb akan selalu ada muslim yang menerapkan ajaran-ajaran tersebut, karena memang ayat-ayat itu ada. anda mau dan bisa membantahnya?
lihatlah koment tentang konflik israel - palestina. selalu saja muslim berat sebelah. muslim selalu meneriakkan kekejaman israel (menurutku pribadi israel memang keterlaluan), tapi mereka selalu mengesampingkan bahwa dari waktu ke waktu hamas selalu membuat teror dengan melepaskan roket dari waktu ke waktu? kenapa kalian tidak kutuk mereka?
Dan Kami turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia ...." (Al Qur'an, 57:25)
wah ini sih kebodohan, bukan keajaiban. sejak manusia keluar dari zaman batu dan mengenal besi, mereka dah tahu kalo besi itu memiliki kekuatan yang hebat.. gak perlu nunggu ampe tahun 500-an AD
kalo qur'an meramal tentang nuklir, itu baru hebat..
kebenaran said: "Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu menurut perhitunganmu." (Al Qur'an, 22:47)
"Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu." (Al Qur'an, 32:5)
"Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun." (Al Qur'an, 70:4)
apa hubungannya dengan teori relativitas enstein? kau paham teori relativitas gak sih? menunjukkan kebohongan dan kebodohan saja...ah
Satu fakta tentang alam semesta sebagaimana dinyatakan dalam Al Qur’an adalah bahwa langit terdiri atas tujuh lapis.
ngawur lagi, langit yang dimaksud qur'an itu sampai batas mana sih? bukankah bintang-bintang itu terletak dilangit? so yang dimaksud langit adalah seluruh angkasa raya, tidak terbatas pada lapisan-lapisan atmosfir bumi. bisa ulangi teori qur'anmu?
Hmmmm.....comment saya kok di hapus ya?hehe...apa takut tuh kl ketahuan bahwa kalian2 anak FFI ini sebenarnya sudah sadar bahwa kalian itu salah?
Aku post lagi ya: Apapun opini anak2 FFI dan antek2nya, yang jelas mereka ga bakalan berani kl diajak diskusi sehat dengan bertemu langsung. Dulu pernah aku PM sama bbrp aktivis di FFI utk mengadakan semacam diskusi, namun ujung2nya mengelak. Cara pengelakannya pun macem2, a.l: "Kalau bisa diskusi di forum ini, ngapain hrs ketemu?" "Kalau emang kalian benar dan pintar, tentu ga masalah diskusi lewat forum." dan alasan2 laen yg sebenarnya hanya menghindar..
dan satu lagi, mereka ga pernah berani menampilkan jatidirinya di profile blog mereka...
Padahal, banyak lho yg pgn ngadain diskusi dg anak2 FFI yang "pinter2"..bahkan ada jaminan ga akan ada kekerasan. jangan takut...hehe...ada tanggapan?
lenyap atau ada kagak ngaruh tuh. tad! (BUKAN USTAD, MAKSUDNYA MURTAD)itutuh temen ane murtad, karena ditawarin skardus supermie. Eh, Michael Jackson masuk Islam lho setelah sebelumnya kakaknya Jermain Jackson (1989). Kalo situs ini atu non maria ingin ana kasih daftar murtadin ana kasih ( ada yang dapet supermie, bea siswa atau dapet pasangan)dan daftar mu'alaf yng kebetulan dari stratifikasi sosial-ekonominya lumayan ane kasih deh. Tolong kasih ane alamatnya, yah. Atau perkembangan Islam di Eropa dan Amerika yang menunjukkan angka monumental, boleh juga tuh.
saya warga penghayat(tidak beragama tapi berTuhan),...mas mas mbak mbak...apa ini gak bikin runyam...mengapa harus menghancurkan ? bukankah beragama apapun adalah hak asasi? kalau sampeyan menyerang ya siap siap aja di serang... sudahlah...mari kita semua berdamai..lupakan semuanya dan mulai lembaran baru biar dunia ini damai dengan macam keaneka ragaman...memusuhi itu tidak bijaksana dimanapun tempatnya...
la ya iyalah ngapain ketemu?.. pasti mereka juga dah tau kalau mereka di fatwa mati, halal darahnya. kan di agama kita (islam) menyuruh kita untuk membasmi orang orang yang musrik.. apalagi murtad. hahah kadang kadang deh, kalau nulis gak mikir dulu... kebiasaan! oh ya... cuma di negeri kita tercinta iniloh, yg kalau murtad gak di bunuh...ada pancasila gitu loh! kalau ada agama pancasila... aku mau ikut dong... peace soalnya.
82 comments:
SEBENTAR LAGI BLOG INI KAN JUGA LENYAP.
NGAPAIN CAPEK-CAPEK BIKIN BEGINIAN BUNG.PUAS!
http://adm2i2h.multiply.com
Saya pribadi terus terang sangat2 kecewa dgn penghapusan situs FFI dari cyber.
Meskipun dlm forum tsb banyak terdapat artikel2 yg kebenarannya sampai saat ini tdk dpt saya terima, tetapi artikel2 tsb mampu menambah kekritisan kami dlm menyikapi segala bukti otentik ilmiyah yg sgt logis sekalipun.
Mungkin, forum tsb dpt diadakan lagi dengan catatan pihak admin bersedia men-sensor segala hujatan yg menyangkut kesakralan suatu kepercayaan.
Terima kasih & mohon ma'af atas segalanya.
Salam utk ali5196, Adadeh, pod-rock, courius, Rebecca, Phoenix, somad, Rouen, Rashidi, dsb.
Akankah kita bertemu lagi??
Semoga rahmat Allah menyertai kita semua.
salam u semua netter muslim dan kafir
sampai jumpa di ajang yang lain
tenang aja bung adm212h
betah aja ngeblog sama om ali5196 niscaya mendapat hidayah
wahhh di tutup.... kurang ajar....
pasti ketauan si abubakar waashir....
atau pejabat pejabat aliran mukamek
huhhhh
xixixixixi namanya aja iblis sedang di ikat di bulan puasa
buat yg ga bisa liat faithfreedom dari Indonesia, coba liat pake proxy dari luar. (semoga bisa)
Rupanya ada muslim merasa dirinya suparman. DAn paling nutupin blog yang katanya islamic hater dgn cara wadul...
"BAPAAAAAAKKK..ADE YENG NYIBIT AYEEE...OWAAAAA..."
Muslim cengeng!
eh, gw mo nanya nih..
faithfreedom.indonesia untuk beberapa hari terakhir emang kaga bisa dibuka yah?
Aku dapat e-mail kalo ada surat buat aku di FFI, tapi aku gak bisa buka situsnya.. Kayaknya diblokir telkom beserta youtube dkk... Dasar Telkom sontoloyo...
Tapi ngomong2, siapa yang ngirim aku surat ya? Kalo ada yang merasa, kasih tahu aku ya... Kali aja ada hal penting.
Wahhh,,,,kalo ada yg tau caranya buka FFI pake proxy, kasih tau dunk.. Gw udah coba beberapa kali gak bisa2..
hadduwh, ternyata aku masi bisa bertemu teman sejerawat disini... tapi ga bisa ketawa tawa..
salam buat muhammad,pok tinem, rebecca,sashimi,adadeh, juga podrock, jajang,thuffi... semuanya lah, tar kalo ada situs baru kabari ya...
thanks
Woy ffi di blok atau emang lagi mati servernya???
Konfirmasi dong... di blok atao emang down servernya...
email gw di moehnyetttz@yahoo.com
THANKS...
Saya pendatang baru, kendati sering mengikuti "Festival Film Islam" (FFI), tapi ga pernah gabung.
Saya menganggap ada pengalaman baru, sayangnya sekarang sudah lenyap.
semoga saja suatu saat FFI muncul kembali.
isinya bisa jadi bahan pengetahuan.
Tapi tolonglah gaya bahasanya yang
rada direm. Apapun mereka adalah saudara sebangsa setanah air, tq
tobatlah woi.... mungkin ini bisa menyadarkan mu... agama ada banyak pilihan dan pasti kamu bingung kan makanya kita harus bisa memilih agama yang beda dan unik dan cuma satu satu nya
antara lain
1)islam adalah satu2 nya agama yg menyembah satu tuhan(tidak seperti kristen menyembah allah(lapaz yg beda),yesus,bunda maria ,bunda teresa) hindu ( dewa langit ,bumi,dan kiamat).dan buddha(buddha,dewi kuan im,dewa langit,bumi,air,api,rezeki,dlll)
2)satu2 nya yang tidak menyembah berhala atau patung
3)satu2 nya yg melarang makan BABI tanya kenapa cuma islam yg melarang makan BABI berarti islam beda...
4)satu2 nya yg mewajibkan umatnya sunat. sunat untuk kebersihan survei orang barat pun mengatakan manusia yang sunat lebih sedikit kemungkinan tertular virus HIV/AIDS
5)satu2 nya menyuruh umatnya untuk mengingat tuhan sepanjang waktu
pagi ingat tuhan dgn sholat shubuh
siang ingat tuhan dgn sholat zduhur
sore ingat tuhan dgn sholat asar
petang ingat tuhan dgn sholat maghrib
malam ingat tuhan dgn sholat isya
sebenarnya aku mau jelaskan lebih sam kamu tapi nggak ada waktu coba deh kamu pikir kan yang aku tulis itu ......dan banyak banyak isthifar......apa udah lupa isthifar......asthgfirullah alazim.
Buat faithfreedom salut ma usahanya untuk membuat muslim jd murtad atau jd ateis..
Wah, ternyata apa yg ditulis di quran benar adanya..
Saya jadi makin bangga ma kaum muslim...
Saya mau tanya,
Kok sampeyan2 ki concern bgt ma islam? Mpe ngata2in dengan sepenuh hati. . .saya sampe terharu. Hahaha
Kalau apa yg anda tulis emg bener, paa efeknya buat para muslim?
Msuk neraka tow surga kan urusan mereka sendiri? (Oooops saya lupa kalian mungkin bahkan ga' mengakui adanya surga dan neraka y?) Jadi inget ma lagu Ahmad Dhani,,jika surga dan neraka tak pernah adaaaa,,masih kah kau tunduk kepada-Nya? Ngmongin surga dan neraka neh,, klo orang beragama aja bisa masuk neraka, gimana yg gak beragama ya??
Btw saya non islam neh..
Mo murtad tapi bsok klo mati saya dikubur pake apa? Trus sy juga menghargai pancasila yg jelas2 sila pertama adl ketuhanan yang maha esa..trims bwt p.soekarno, PPKI.
Oia buat Ali Sina, faithfreedom dan anggotanya, saya cuma bisa bilang:
Pendaftaran anggota srimulat baru dibuka. Saya sarankan Anda ikut mendaftar, karena pasti langsung terpilih..DIJAMIN!!!
Dan yang satu ini jujur ya,,
begitu baca faithfreedom, saya lgsng ditegur oleh ayah, dy seorang kristiani yg taat. Dan dy blg.."TUTUP!" tanpa basa-basi dan tedeng aling2. Smpe skrg klo sy mo bka faithfreedom diam2. Pantes indonesia ga maju2,,,rakyatnya sibuk main hujat dan pelucutan agama sakpenak udele dhewe sih!
Smpai jumpa di neraka ya!
@cky_cky88
Loe kalo mo comment mikir dulu dong, gak tau apa^ aja asal nulis..
Setau gue agama kristen, hindu en buddha tuh semuanya cuma menyembah satu Tuhan..loe pikir cuma islam yg nyembah satu Tuhan?Dasar naif!!!
Trus loe bilang cuma islam yg melarang umatnya makan babi en mewajibkan umatnya untuk disunat?
Tau gak kalo jauh sebelum si muhammad nongol di bumi agama yahudi udah melarang umatnya makan babi en mawajibkan mereka untuk disunat..
Belajar dulu baru ngoceh..
@cky_cky88
Loe kalo mo comment mikir dulu dong, gak tau apa^ aja asal nulis..
Setau gue agama kristen, hindu en buddha tuh semuanya cuma menyembah satu Tuhan..loe pikir cuma islam yg nyembah satu Tuhan?Dasar naif!!!
Trus loe bilang cuma islam yg melarang umatnya makan babi en mewajibkan umatnya untuk disunat?
Tau gak kalo jauh sebelum si muhammad nongol di bumi agama yahudi udah melarang umatnya makan babi en mawajibkan mereka untuk disunat..
Belajar dulu baru ngoceh..
DASAR!!!
PENGECUT!!!!
BERANINYA LEWAT DUNIA MAYA!!!!
TERANG-TERANGAN DONG!!!!
LEWAT JUMPA FANS KEK!!!
SEMINAR KEK!!!
TEKKEK KEK!!!
JANGAN-JANGAN KALIAN BIKIN FORUM FFI INI LANTARAN TAKUT BANGKITNYA ISLAM!!!
TUNGGU AJA BUNG!!!!
SOON OR LATER,,ISLAM WILL DOMINATE THE WORLD!!!
ITULAH JANJI ALLAH AZZA WA JALLA!!!
TUNGGU AJA,,,
KALO AL MAHDI DAH MUNCUL,,
HANCUR LAH KALIAN!!!
MAU LARI KEMANA KALIAN!!!
YA ALLAH!!!HANCURKANLAH MEREKA YANG MENGOTORI AGAMAMU!!!AMIIN!!
ISLAM WILL DOMINATE THE WORLD!!!
MATI 3 TUMBUH 3 JUTA!!!!!!
WAHAI ALI SINA!!!
ENTE MEMANG ANTEK-ANTEKNYA SI DAJJAL BRENGSEK ITU!!!
Mengapa? Mengapa? Mengapa? yg patut dipertanyakan kewarasan pembuat blog goblok ini, huh
Pembuat blog ini perlu hidup bermasyarakat dalam hidup yang jamak
Saya seorang katolik sebenarnya hal ini tidak ada hubungnnya dengan katolik atu kristen yg ada hanyalah orang yg tidak jelas agamanya , bisa jadi nasrani,hindu,budha, bisa saja dari muslim sendiri yg jelas adalah niatannya yaitu mau mengadu domba antara muslim dan nasrani, karena dari keseluruhan yg di jadikan perbandingan adalah Al'Quran dan Injil, sudah jelas mau memporak porandakan hubungan baik yg sudah terjalin begitu lama. saya juga memaklumi jawaban2 dari bloger2 yg terkadang sudah lepas dari konteks yg ada. beberapa jawaban semacam di paksakan supaya mengena artinya cela balas cela , saya mengerti karena sudah ada unsur emosi disini, hanya saja kita2 ini istilahnya udah smart bisa mengakses internet , tau yg namnya computer , tau ini itu lah otomatis kita harus menanggapi permaslahan ini dengan otak yg encer, dan lapang dada, jujur saja antara katolik dan kristen terkadang terjadi salah persepsi , kami yg katolik ini dikatakan menyembah Maria yg ternyata penjelmaan dari Dewi laut, ya mungki tidak semua yg berkata begitu , rosario kami dikatakan suatu bentuk atau alat untuk memuja muja setan, tapi kita tidak perlu menanggapi hal2 seperti ini dengan kekerasan yg pada kenyataannya kita bukan menyembah kepada Maria tapi kita meminta pertolongan kepada Maria selaku orang suci/kudus , tadi saya sempat lihat jawaban yg bisa memprovokasi " sudah perang saja, janjian ketemu dimana" ini sudah tidak mencerminkan perdamaian, kita sebagai orang yg beragama bukannya munafik tidak pernah berbuat salah , yg namanya manusia pasti pernah berbuat salah , oleh karena itu kita doakan saja . Dunia ini sedang mengalami Krisis Global , dimana hampir 200jt penduduk dunia di PHK , amatlah sangat tepat bila orang2 yg tidak bertanggung jawab ini masuk menyelinap bahkan terang2an mengadu domba dimana mental orang2 sedang goyang, tingkat stress tinggi , disinilah kesempatan emas mereka , untuk mempengaruhi orang2. oleh karena itu kita sambut dengan akal sehat , jadikan ini sebagai suatu sarana mempertebal iman atau keyakinan kita , seperti artinya keyakina = artinya percaya 100% . sekian dari saya mudah2an bisa membantu memadamkan bara2 api yg sudah berkobar2. SALAM PERDAMAIAN
Alhamdulillah. Akhirnya situs laknat ditutup. Akhirnya sadar akan kesalahannya dan minta maaf kepada Umat Islam. www.mediabilhikmah.multiply.com. Mari kita belajar Islam secara benar, hindari kebencian dengan Islam. Mari kita pelajari sungguh-sungguh.
.... blog laknat kecil ini.... akan terbang disapu debu. Selamat tinggal.... menangislah .... jadilah mualaf .....
ya FFI d ttup kan gr2 islam tkt klo bnyk yg murtad kan
wkwkwk
anak2 ffi pada nongkrong kemana aja yah setalh ffi ditutup?
islam tidak bisa menjawab di FFI, kalah total!! Sebenarnya mereka tidak perlu marah-marah, wong semua yang dipost di FFI nyata-nyata benar dan berdasar. Mestinya mereka pakai cara yang lebih gentle dan elegan yaitu dengan intelegensi, tidak pake kekuasaan...apalagi kekerasan.
Tuh sudah ada yang mengipasi agar umat islam pake cara anarkis untuk mencari, menutup dan mengadili pengelola FFI...
Siapa yang mau berdampingan dengan agama yang menganjurkan pembunuhan terhadap kafir. Saya termasuk kafir bung menurut kacamata muslim. Anak-anakku yang manis-manis juga kafir. Setiap kali dari speaker masjid terdengar hinaan, cercaan terhadap kaum nasarani.Anakku yang menginjak remaja marah-marah mendengarnya. Muslim bebas mencaci maki, tapi kafir tidak, kalo mengkritik difatwa menghina nabi dan allah
Dasar....
@flikz
komen anda mencerminkan kepribadian anda, mencerminkan kepribadian muslim pada umumnya
dan mencerminkan kekejian islam..
tidak ada kasih dalam hatimu
tidak ada kelembutan dalam dirimu
yang ada hanya kebencian...
kami adalah manusia yang diciptakan Tuhan (yang benar) untuk hidup bukan untuk dicaci, dihina, direndahkan, apalagi di bunuh..
bertobatlah...
kan udah gue bilang, si duladi ngomongnya ngawur penuh fitnah caci maki dan vulgar. bilangin si dul sebaiknya tutup aja situsnya dari pada digrebeg. dan elu juga selaku "translator" bersama temen2 elu kok bisa bisanya gokil banget ngarang komik. btw secara pribadi gue biasa saja tetep enjoy with or without faithfreedom. buat si atheis sorry blm balas tantangan elu abis lupa alamatnya keburu diblok.
from azizgol
lho indonesia.faithfreedom.org dah ditutup ya? yaaahh... sayang sekali.. padahal sebagai muslim saya sangat menikmatinya. banyak orang bego bertebaran di situ. termasuk yang kristen ikut2an. padahal jelas Ali Sina membentuk situs itu sebagai wadah Islam vs Atheis. kalo ali sina benar mendoktrin islam sedemikian hebatnya (baca:jahatnya), kenapa ia tidak pindah agama saja ke Kristen? berarti terbukti kristen lebih... tahulah.. (baca: lebih gak masuk akal. itu pun klo masih mau memahami pake nurani. bukan otak. karena tuhan bukanlah sesuatu yang rasional. Hanya hatimu yang bisa meresapi Dia. BUKAN HANYA OTAK!!) Balik ke topik. Knpa Ali Sina memilih jadi atheis dan masih mencari pembenaran? sampai2 kalo ada orang bisa mengalahkan dia bersilat lidah dia akan menyumbang 50rb dolar dan menutup situsnya (padahal situs itu sndiri seharga 80rb dolar. yahh.. tetep untung 30rb dolar dong) tapi bagi orang iran mungkin dolar itu ga berguna ya.. lebih berguna ke arah pencarian Tuhan. mungkin lho.. mungkin... Kalo Islam demikian adanya, harusnya kalian yang kristen ngikut2 ke forum itu juga kudu melek sedikit, masa seorang Nabi Muhammad SAW yg katanya (baca: difitnah)kejam, bengis, pedofili dll bisa membuka hati sekian ratus juta umat manusia di dunia? emang domisili manusia di dunia cuma dikuasai setan? emang dikira kita ga punya nurani? di dunia ini, siapa yang masih punya ahli kitab? siapa yang masih memiliki ratusan umat yang hafal Al Qur'an. bisakah kalian, umat kristen menunjukkan satu saja ahli kitab agama kalian yang masih ada? satu saja!!
jadi... mari damai2 saja..
Nabi Muhammad dan Nasrani selalu saling menghormati.
situ gak nyolot, kite diem.
PS: Islam tidak = Arab. huehehe... jangan samakan dengan pisau belati.. buat kalian yang benci islam, silakan tonton kingdom of heaven. mgkn bnyak yg bilang film itu memojokkan Islam, tapi cermati baik2, di situ dijelaskan kebusukan pendeta, dan wajah Islam sebenarnya, Islam yang bertarung dengan jujur. saling menghormati sesama, tak membunuh bila tidak dalam keadaan diperangi. Menghormati tahanan, dan ketika tercapai kesepakatan, mereka tidak pernah membantai pasukan kristen yang akan pindah malah mengantar dan mengawal mereka (beda ma pasukan kristen yang menang sebelum salahudin). gak kaya pahlawan kita yang beraninya maen gerilya klo malam.
tambahan lagi, Islam bukan FPI. Nabi Muhammad pernah diberitahu Allah kalo yang membuat nama Islam itu hancur adalah sebagian umatnya (di sini saya maksudkan adalah, sebagian keturunan Ismail dan para arab jawa yang berteriak dan membunuh orang pake allohu akbar. cabee deeehh. mereka itu cuma orang yang ga tau apa2 lalu disulut pake api ato kiasannya botol kosong diisi air panas, pecah deh.. termasuk otaknya pecah.. uu.. peace.. !!).
yang ini juga.. jangan samakan dengan pisau belati...
jadi..
waspadalah dengan kubu yang begitu..
setan itu punya dua cara.
sesatkan manusia sesesat-sesatnya
atau
bikin manusia itu takwa setakwa-takwanya dan biarkan manusia itu merasa tinggi derajatnya karena merasa sangat dekat dengan tuhan. jadi yang dipikir vertikaaaaaaaaalll aja.. nah dari siasat setan nomor dua inilah lahir teroris2 dadakan yang dengan lugunya mau dimanfaatkan pihak lain cuma karena dikompori. atau menciptakan masjid2 yang pernah itu setelah saya habis sholat di sana pun, tiba2 seorang muslimah berjilbab lebar dan bercadar mengelap bekas tempat saya sholat tadi cuma karena saya ga berjilbab. duuuh.. dikira najis nih.. tp gapapa.. dia cuma belum tahu aja. semoga Allah membuka hatinya..
jadi,,,
damai2..
kita juga orang biasa. muslim cinta damai? saya jawab YA!!!
salam...
what u belive is what u are, islam sama dengan arab, karna mereka arab adalah lah islam, mereka berkeyakinana islam, aduh jangan malu deh dengan arab karna kebencian yang ada disana, arau di dunia islam makanya anda mengatakan islam adalah tidak sama dengan arab, intinya apa yang kamu percaya itulah dirimu, kepercayaan kamu membentuk karaktermu,nyatanya negara negara islam atau yang ber[enduduk islam yang terbesar di dunia ini, adalah negara negara yang miskin, atau negara negara yang melanggar ham yang terbesar di dunia, negara negara islam adalah negara negara yang meleceh kan perempuan, banyak sekali kenajisan yang ada di dalam islam,sebagai manusia, kita bisa berpikir, apakah kita harus menutup mata akan kejadian di dunia ini,?
kalau blog ini lenyap, buat aja blog yang lain, masih ingat tidak dengan film fitna,masa manusia menutup mata dengan film fitna, itu kenyataanlo, terlalu banyak kebencian dalam islam, waktu saya baca di faith freedom tentang anggka 6666 dan islam mata saya ternuka, Tuhan adalah cinta, dan kebencian adalah setan, dengan kebencian yang ada di dunia ini karna islam, sekarang kita tau dong setan itu siapa, mau tanya kalau islam itu bukan setan yang merusak umat manusia, apa yang islam sudah lakukan bagi kemanusiaan di dunia ini???
coba jawab
supaya tidak lenyap rem dong kata kata kasarnya.
bukannya saya tidak suka kepada orang kasar yang ingin melampiaskan uneg uneg.tapi saya tidak suka diajak ikut marah marah, yang saya inginkan adalah studi perbandingan tanpai emosi yang membara bara.
faithfreedom = forum mengumpat + realita debat = forum diet gwe! karena ditambah umpatan!
hubungi situs situs berikut:
www.scribd.com/doc/4448304/Bagaimana-Berdakwah-kepada-Tauhid
yayansah.wordpress.com/2008/05/10/tingkat-tingkat-tauhid/
members.tripod.com/~hasan98/tauhidru.htm
hubungi situs situs berikut:
http://klasiber.uii.ac.id/portal/index2.php?option=com_docman&task=doc_view&gid=19&Itemid=34
http://tubagushanafi.blogspot.com/2007/12/tafakur-tauhid.html
http://www.cybermq.com/index.php?pustaka/detail/9/1/pustaka-145.html
http://ms.wikipedia.org/wiki/Tauhid
http://masjidalamin.wordpress.com/2008/03/03/mengenal-tauhid-bag-1-pengantar/
http://id.islamiclopedia.org/wiki/Tauhid
tutup forum para pengumpat dan haters, buka forum para pemikir dan journalist. admin hati hati kepada forumer yang jeplak jeplak mengumpat.
berada di kubu manapun dia berada.
kemenangan logika, kemenangan jurnalist: Ada forum, Ada debat, ada musyawarah, tidak ada kebencian, tidak ada mengumpat,tidak ada meneror. kami membutuhkan studi pemikiran, bukan hater's.
kita mulai dari keajaiban Quran.
keajaiban Quran dengan Iptek
Rahasia Besi
Besi adalah salah satu unsur yang dinyatakan secara jelas dalam Al Qur'an. Dalam Surat Al Hadiid, yang berarti "besi", kita diberitahu sebagai berikut:
"…Dan Kami turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia ...." (Al Qur'an, 57:25)
Kata "anzalnaa" yang berarti "kami turunkan" khusus digunakan untuk besi dalam ayat ini, dapat diartikan secara kiasan untuk menjelaskan bahwa besi diciptakan untuk memberi manfaat bagi manusia. Tapi ketika kita mempertimbangkan makna harfiah kata ini, yakni "secara bendawi diturunkan dari langit", kita akan menyadari bahwa ayat ini memiliki keajaiban ilmiah yang sangat penting.
Ini dikarenakan penemuan astronomi modern telah mengungkap bahwa logam besi yang ditemukan di bumi kita berasal dari bintang-bintang raksasa di angkasa luar.
Logam berat di alam semesta dibuat dan dihasilkan dalam inti bintang-bintang raksasa. Akan tetapi sistem tata surya kita tidak memiliki struktur yang cocok untuk menghasilkan besi secara mandiri. Besi hanya dapat dibuat dan dihasilkan dalam bintang-bintang yang jauh lebih besar dari matahari, yang suhunya mencapai beberapa ratus juta derajat. Ketika jumlah besi telah melampaui batas tertentu dalam sebuah bintang, bintang tersebut tidak mampu lagi menanggungnya, dan akhirnya meledak melalui peristiwa yang disebut "nova" atau "supernova". Akibat dari ledakan ini, meteor-meteor yang mengandung besi bertaburan di seluruh penjuru alam semesta dan mereka bergerak melalui ruang hampa hingga mengalami tarikan oleh gaya gravitasi benda angkasa.
Semua ini menunjukkan bahwa logam besi tidak terbentuk di bumi melainkan kiriman dari bintang-bintang yang meledak di ruang angkasa melalui meteor-meteor dan "diturunkan ke bumi", persis seperti dinyatakan dalam ayat tersebut: Jelaslah bahwa fakta ini tidak dapat diketahui secara ilmiah pada abad ke-7 ketika Al Qur'an diturunkan.
Penciptaan yang Berpasang-Pasangan
"Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui." (Al Qur'an, 36:36)
Meskipun gagasan tentang "pasangan" umumnya bermakna laki-laki dan perempuan, atau jantan dan betina, ungkapan "maupun dari apa yang tidak mereka ketahui" dalam ayat di atas memiliki cakupan yang lebih luas. Kini, cakupan makna lain dari ayat tersebut telah terungkap. Ilmuwan Inggris, Paul Dirac, yang menyatakan bahwa materi diciptakan secara berpasangan, dianugerahi Hadiah Nobel di bidang fisika pada tahun 1933. Penemuan ini, yang disebut "parité", menyatakan bahwa materi berpasangan dengan lawan jenisnya: anti-materi. Anti-materi memiliki sifat-sifat yang berlawanan dengan materi. Misalnya, berbeda dengan materi, elektron anti-materi bermuatan positif, dan protonnya bermuatan negatif. Fakta ini dinyatakan dalam sebuah sumber ilmiah sebagaimana berikut:
"…setiap partikel memiliki anti-partikel dengan muatan yang berlawanan … … dan hubungan ketidakpastian mengatakan kepada kita bahwa penciptaan berpasangan dan pemusnahan berpasangan terjadi di dalam vakum di setiap saat, di setiap tempat."
Semua ini menunjukkan bahwa unsur besi tidak terbentuk di Bumi, melainkan dibawa oleh meteor-meteor melalui ledakan bintang-bintang di luar angkasa, dan kemudian "dikirim ke bumi", persis sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut. Jelas bahwa fakta ini tak mungkin diketahui secara ilmiah pada abad ke-7, di saat Al Qur'an diturunkan. (http://www.2think.org/nothingness.html, Henning Genz – Nothingness: The Science of Empty Space, s. 205)
Relativitas Waktu
Kini, relativitas waktu adalah fakta yang terbukti secara ilmiah. Hal ini telah diungkapkan melalui teori relativitas waktu Einstein di tahun-tahun awal abad ke-20. Sebelumnya, manusia belumlah mengetahui bahwa waktu adalah sebuah konsep yang relatif, dan waktu dapat berubah tergantung keadaannya. Ilmuwan besar, Albert Einstein, secara terbuka membuktikan fakta ini dengan teori relativitas. Ia menjelaskan bahwa waktu ditentukan oleh massa dan kecepatan. Dalam sejarah manusia, tak seorang pun mampu mengungkapkan fakta ini dengan jelas sebelumnya.
Tapi ada perkecualian; Al Qur'an telah berisi informasi tentang waktu yang bersifat relatif! Sejumlah ayat yang mengulas hal ini berbunyi:
"Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu menurut perhitunganmu." (Al Qur'an, 22:47)
"Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu." (Al Qur'an, 32:5)
"Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun." (Al Qur'an, 70:4)
Dalam sejumlah ayat disebutkan bahwa manusia merasakan waktu secara berbeda, dan bahwa terkadang manusia dapat merasakan waktu sangat singkat sebagai sesuatu yang lama:
"Allah bertanya: 'Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?' Mereka menjawab: 'Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.' Allah berfirman: 'Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui'." (Al Qur'an, 23:122-114)
Fakta bahwa relativitas waktu disebutkan dengan sangat jelas dalam Al Qur'an, yang mulai diturunkan pada tahun 610 M, adalah bukti lain bahwa Al Qur'an adalah Kitab Suci.
Lapisan-Lapisan Atmosfer
Bumi memiliki seluruh sifat yang diperlukan bagi kehidupan. Salah satunya adalah keberadaan atmosfir, yang berfungsi sebagai lapisan pelindung yang melindungi makhluk hidup. Adalah fakta yang kini telah diterima bahwa atmosfir terdiri dari lapisan-lapisan berbeda yang tersusun secara berlapis, satu di atas yang lain. Persis sebagaimana dipaparkan dalam Al Qur’an, atmosfir terdiri dari tujuh lapisan. Ini pastilah salah satu keajaiban Al Qur’an.
Satu fakta tentang alam semesta sebagaimana dinyatakan dalam Al Qur’an adalah bahwa langit terdiri atas tujuh lapis.
"Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu." (Al Qur'an, 2:29)
"Kemudian Dia menuju langit, dan langit itu masih merupakan asap. Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya." (Al Qur'an, 41:11-12)
Kata "langit", yang kerap kali muncul di banyak ayat dalam Al Qur’an, digunakan untuk mengacu pada "langit" bumi dan juga keseluruhan alam semesta. Dengan makna kata seperti ini, terlihat bahwa langit bumi atau atmosfer terdiri dari tujuh lapisan.
Saat ini benar-benar diketahui bahwa atmosfir bumi terdiri atas lapisan-lapisan yang berbeda yang saling bertumpukan. Lebih dari itu, persis sebagaimana dinyatakan dalam Al Qur’an, atmosfer terdiri atas tujuh lapisan. Dalam sumber ilmiah, hal tersebut diuraikan sebagai berikut:
Para ilmuwan menemukan bahwa atmosfer terdiri diri beberapa lapisan. Lapisan-lapisan tersebut berbeda dalam ciri-ciri fisik, seperti tekanan dan jenis gasnya. Lapisan atmosfer yang terdekat dengan bumi disebut TROPOSFER. Ia membentuk sekitar 90% dari keseluruhan massa atmosfer. Lapisan di atas troposfer disebut STRATOSFER. LAPISAN OZON adalah bagian dari stratosfer di mana terjadi penyerapan sinar ultraviolet. Lapisan di atas stratosfer disebut MESOSFER. . TERMOSFER berada di atas mesosfer. Gas-gas terionisasi membentuk suatu lapisan dalam termosfer yang disebut IONOSFER. Bagian terluar atmosfer bumi membentang dari sekitar 480 km hingga 960 km. Bagian ini dinamakan EKSOSFER. .
(Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; General Science, Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 319-322)
Jika kita hitung jumlah lapisan yang dinyatakan dalam sumber ilmiah tersebut, kita ketahui bahwa atmosfer tepat terdiri atas tujuh lapis, seperti dinyatakan dalam ayat tersebut.
1. Troposfer
2. Stratosfer
3. Ozonosfer
4. Mesosfer
5. Termosfer
6. Ionosfer
7. Eksosfer
Keajaiban penting lain dalam hal ini disebutkan dalam surat Fushshilat ayat ke-12, "… Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya." Dengan kata lain, Allah dalam ayat ini menyatakan bahwa Dia memberikan kepada setiap langit tugas atau fungsinya masing-masing. Sebagaimana dapat dipahami, tiap-tiap lapisan atmosfir ini memiliki fungsi penting yang bermanfaat bagi kehidupan umat manusia dan seluruh makhluk hidup lain di Bumi. Setiap lapisan memiliki fungsi khusus, dari pembentukan hujan hingga perlindungan terhadap radiasi sinar-sinar berbahaya; dari pemantulan gelombang radio hingga perlindungan terhadap dampak meteor yang berbahaya.
Salah satu fungsi ini, misalnya, dinyatakan dalam sebuah sumber ilmiah sebagaimana berikut:
Atmosfir bumi memiliki 7 lapisan. Lapisan terendah dinamakan troposfir. Hujan, salju, dan angin hanya terjadi pada troposfir.
(http://muttley.ucdavis.edu/Book/Atmosphere/beginner/layers-01.html)
Adalah sebuah keajaiban besar bahwa fakta-fakta ini, yang tak mungkin ditemukan tanpa teknologi canggih abad ke-20, secara jelas dinyatakan oleh Al Qur’an 1.400 tahun yang lalu.
Fungsi Gunung
Dengan perpanjangannya yang menghujam jauh ke dalam maupun ke atas permukaan bumi, gunung-gunung menggenggam lempengan-lempengan kerak bumi yang berbeda, layaknya pasak. Kerak bumi terdiri atas lempengan-lempengan yang senantiasa dalam keadaan bergerak. Fungsi pasak dari gunung ini mencegah guncangan dengan cara memancangkan kerak bumi yang memiliki struktur sangat mudah bergerak.
Al Qur’an mengarahkan perhatian kita pada fungsi geologis penting dari gunung.
"Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka..." (Al Qur'an, 21:31)
Sebagaimana terlihat, dinyatakan dalam ayat tersebut bahwa gunung-gunung berfungsi mencegah goncangan di permukaan bumi.
Kenyataan ini tidaklah diketahui oleh siapapun di masa ketika Al Qur’an diturunkan. Nyatanya, hal ini baru saja terungkap sebagai hasil penemuan geologi modern.
Menurut penemuan ini, gunung-gunung muncul sebagai hasil pergerakan dan tumbukan dari lempengan-lempengan raksasa yang membentuk kerak bumi. Ketika dua lempengan bertumbukan, lempengan yang lebih kuat menyelip di bawah lempengan yang satunya, sementara yang di atas melipat dan membentuk dataran tinggi dan gunung. Lapisan bawah bergerak di bawah permukaan dan membentuk perpanjangan yang dalam ke bawah. Ini berarti gunung mempunyai bagian yang menghujam jauh ke bawah yang tak kalah besarnya dengan yang tampak di permukaan bumi.
Dalam tulisan ilmiah, struktur gunung digambarkan sebagai berikut:
Pada bagian benua yang lebih tebal, seperti pada jajaran pegunungan, kerak bumi akan terbenam lebih dalam ke dalam lapisan magma. (General Science, Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 305)
Dalam sebuah ayat, peran gunung seperti ini diungkapkan melalui sebuah perumpamaan sebagai "pasak":
"Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?, dan gunung-gunung sebagai pasak?" (Al Qur'an, 78:6-7)
Dengan kata lain, gunung-gunung menggenggam lempengan-lempengan kerak bumi dengan memanjang ke atas dan ke bawah permukaan bumi pada titik-titik pertemuan lempengan-lempengan ini. Dengan cara ini, mereka memancangkan kerak bumi dan mencegahnya dari terombang-ambing di atas lapisan magma atau di antara lempengan-lempengannya. Singkatnya, kita dapat menyamakan gunung dengan paku yang menjadikan lembaran-lembaran kayu tetap menyatu.
Fungsi pemancangan dari gunung dijelaskan dalam tulisan ilmiah dengan istilah "isostasi". Isostasi bermakna sebagai berikut:
Isostasi: kesetimbangan dalam kerak bumi yang terjaga oleh aliran materi bebatuan di bawah permukaan akibat tekanan gravitasi. (Webster's New Twentieth Century Dictionary, 2. edition "Isostasy", New York, s. 975)
Peran penting gunung yang ditemukan oleh ilmu geologi modern dan penelitian gempa, telah dinyatakan dalam Al Qur’an berabad-abad lampau sebagai suatu bukti Hikmah Maha Agung dalam ciptaan Allah.
"Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka..." (Al Qur'an, 21:31)
Angin yang Mengawinkan
Gambar di atas memperlihatkan tahap-tahap pembentukan gelombang air. Gelombang air terbentuk ketika angin meniup permukaan air. Akibat pengaruh angin ini, pertikel-partikel air mulai bergerak melingkar. Pergerakan ini kemudian mendorong terbentuknya gelombang air yang silih berganti, dan butiran-butiran air kemudian terbentuk oleh gelombang ini yang kemudian tersebar dan beterbangan di udara.
Dalam sebuah ayat Al Qur’an disebutkan sifat angin yang mengawinkan dan terbentuknya hujan karenanya.
"Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan dan Kami turunkan hujan dari langit lalu Kami beri minum kamu dengan air itu dan sekali kali bukanlah kamu yang menyimpannya." (Al Qur'an, 15:22)
Dalam ayat ini ditekankan bahwa fase pertama dalam pembentukan hujan adalah angin. Hingga awal abad ke 20, satu-satunya hubungan antara angin dan hujan yang diketahui hanyalah bahwa angin yang menggerakkan awan. Namun penemuan ilmu meteorologi modern telah menunjukkan peran "mengawinkan" dari angin dalam pembentukan hujan.
Fungsi mengawinkan dari angin ini terjadi sebagaimana berikut:
Di atas permukaan laut dan samudera, gelembung udara yang tak terhitung jumlahnya terbentuk akibat pembentukan buih. Pada saat gelembung-gelembung ini pecah, ribuan partikel kecil dengan diameter seperseratus milimeter, terlempar ke udara. Partikel-partikel ini, yang dikenal sebagai aerosol, bercampur dengan debu daratan yang terbawa oleh angin dan selanjutnya terbawa ke lapisan atas atmosfer. . Partikel-partikel ini dibawa naik lebih tinggi ke atas oleh angin dan bertemu dengan uap air di sana. Uap air mengembun di sekitar partikel-partikel ini dan berubah menjadi butiran-butiran air. Butiran-butiran air ini mula-mula berkumpul dan membentuk awan dan kemudian jatuh ke Bumi dalam bentuk hujan.
Sebagaimana terlihat, angin “mengawinkan” uap air yang melayang di udara dengan partikel-partikel yang di bawanya dari laut dan akhirnya membantu pembentukan awan hujan.
Apabila angin tidak memiliki sifat ini, butiran-butiran air di atmosfer bagian atas tidak akan pernah terbentuk dan hujanpun tidak akan pernah terjadi.
Hal terpenting di sini adalah bahwa peran utama dari angin dalam pembentukan hujan telah dinyatakan berabad-abad yang lalu dalam sebuah ayat Al Qur’an, pada saat orang hanya mengetahui sedikit saja tentang fenomena alam…
Lautan yang Tidak Bercampur Satu Sama Lain
Terdapat gelombang besar, arus kuat, dan gelombang pasang di Laut Tengah dan Samudra Atlantik. Air Laut Tengah memasuki Samudra Atlantik melalui selat Jibraltar. Namun suhu, kadar garam, dan kerapatan air laut di kedua tempat ini tidak berubah karena adanya penghalang yang memisahkan keduanya.
Salah satu di antara sekian sifat lautan yang baru-baru ini ditemukan adalah berkaitan dengan ayat Al Qur’an sebagai berikut:
"Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tak dapat dilampaui oleh masing-masing." (Al Qur'an, 55:19-20)
Sifat lautan yang saling bertemu, akan tetapi tidak bercampur satu sama lain ini telah ditemukan oleh para ahli kelautan baru-baru ini. Dikarenakan gaya fisika yang dinamakan "tegangan permukaan", air dari laut-laut yang saling bersebelahan tidak menyatu. Akibat adanya perbedaan masa jenis, tegangan permukaan mencegah lautan dari bercampur satu sama lain, seolah terdapat dinding tipis yang memisahkan mereka. (Davis, Richard A., Jr. 1972, Principles of Oceanography, Don Mills, Ontario, Addison-Wesley Publishing, s. 92-93.)
Sisi menarik dari hal ini adalah bahwa pada masa ketika manusia tidak memiliki pengetahuan apapun mengenai fisika, tegangan permukaan, ataupun ilmu kelautan, hal ini dinyatakan dalam Al Qur’an.
Kegelapan dan Gelombang di Dasar Lautan
Pengukuran yang dilakukan dengan teknologi masa kini berhasil mengungkapkan bahwa antara 3 hingga 30% sinar matahari dipantulkan oleh permukaan laut. Jadi, hampir semua tujuh warna yang menyusun spektrum sinar matahari diserap satu demi satu ketika menembus permukaan lautan hingga kedalaman 200 meter, kecuali sinar biru (lihat gambar di samping). Di bawah kedalaman 1000 meter, tidak dijumpai sinar apa pun. (lihat gambar atas). Fakta ilmiah ini telah disebutkan dalam ayat ke-40 surat An Nuur sekitar 1400 tahun yang lalu..
"Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun." (Al Qur'an, 24:40)
Keadaan umum tentang lautan yang dalam dijelaskan dalam buku berjudul Oceans:
Kegelapan dalam lautan dan samudra yang dalam dijumpai pada kedalaman 200 meter atau lebih. Pada kedalaman ini, hampir tidak dijumpai cahaya. Di bawah kedalaman 1000 meter, tidak terdapat cahaya sama sekali. (Elder, Danny; and John Pernetta, 1991, Oceans, London, Mitchell Beazley Publishers, s. 27)
Kini, kita telah mengetahui tentang keadaan umum lautan tersebut, ciri-ciri makhluk hidup yang ada di dalamnya, kadar garamnya, serta jumlah air, luas permukaan dan kedalamannya. Kapal selam dan perangkat khusus yang dikembangkan menggunakan teknologi modern, memungkinkan para ilmuwan untuk mendapatkan informasi ini.
Manusia tak mampu menyelam pada kedalaman di bawah 40 meter tanpa bantuan peralatan khusus. Mereka tak mampu bertahan hidup di bagian samudra yang dalam nan gelap, seperti pada kedalaman 200 meter. Karena alasan inilah, para ilmuwan hanya baru-baru ini saja mampu menemukan informasi sangat rinci tersebut tentang kelautan. Namun, pernyataan "gelap gulita di lautan yang dalam" digunakan dalam surat An Nuur 1400 tahun lalu. Ini sudah pasti salah satu keajaiban Al Qur’an, sebab infomasi ini dinyatakan di saat belum ada perangkat yang memungkinkan manusia untuk menyelam di kedalaman samudra.
Selain itu, pernyataan di ayat ke-40 surat An Nuur "Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan…" mengarahkan perhatian kita pada satu keajaiban Al Qur’an yang lain.
Para ilmuwan baru-baru ini menemukan keberadaan gelombang di dasar lautan, yang "terjadi pada pertemuan antara lapisan-lapisan air laut yang memiliki kerapatan atau massa jenis yang berbeda." Gelombang yang dinamakan gelombang internal ini meliputi wilayah perairan di kedalaman lautan dan samudra dikarenakan pada kedalaman ini air laut memiliki massa jenis lebih tinggi dibanding lapisan air di atasnya. Gelombang internal memiliki sifat seperti gelombang permukaan. Gelombang ini dapat pecah, persis sebagaimana gelombang permukaan. Gelombang internal tidak dapat dilihat oleh mata manusia, tapi keberadaannya dapat dikenali dengan mempelajari suhu atau perubahan kadar garam di tempat-tempat tertentu. (Gross, M. Grant; 1993, Oceanography, a View of Earth, 6. edition, Englewood Cliffs, Prentice-Hall Inc., s. 205)
Pernyataan-pernyataan dalam Al Qur'an benar-benar bersesuaian dengan penjelasan di atas. Tanpa adanya penelitian, seseorang hanya mampu melihat gelombang di permukaan laut. Mustahil seseorang mampu mengamati keberadaan gelombang internal di dasar laut. Akan tetapi, dalam surat An Nuur, Allah mengarahkan perhatian kita pada jenis gelombang yang terdapat di kedalaman samudra. Sungguh, fakta yang baru saja diketemukan para ilmuwan ini memperlihatkan sekali lagi bahwa Al Qur'an adalah kalam Allah.
Kadar Hujan
Fakta lain yang diberikan dalam Al Qur’an mengenai hujan adalah bahwa hujan diturunkan ke bumi dalam kadar tertentu. Hal ini disebutkan dalam Surat Az Zukhruf sebagai berikut;
"Dan Yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan) lalu Kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur)." (Al Qur'an, 43:11)
Kadar dalam hujan ini pun sekali lagi telah ditemukan melalui penelitian modern. Diperkirakan dalam satu detik, sekitar 16 juta ton air menguap dari bumi. Angka ini menghasilkan 513 trilyun ton air per tahun. Angka ini ternyata sama dengan jumlah hujan yang jatuh ke bumi dalam satu tahun. Hal ini berarti air senantiasa berputar dalam suatu siklus yang seimbang menurut "ukuran atau kadar" tertentu. Kehidupan di bumi bergantung pada siklus air ini. Bahkan sekalipun manusia menggunakan semua teknologi yang ada di dunia ini, mereka tidak akan mampu membuat siklus seperti ini.
Per tahunnya, air hujan yang menguap dan turun kembali ke Bumi dalam bentuk hujan berjumlah "tetap": yakni 513 triliun ton. Jumlah yang tetap ini dinyatakan dalam Al Qur'an dengan menggunakan istilah "menurunkan air dari langit menurut kadar". Tetapnya jumlah ini sangatlah penting bagi keberlangsungan keseimbangan ekologi dan, tentu saja, kelangsungan kehidupan ini,..
Bahkan satu penyimpangan kecil saja dari jumlah ini akan segera mengakibatkan ketidakseimbangan ekologi yang mampu mengakhiri kehidupan di bumi. Namun, hal ini tidak pernah terjadi dan hujan senantiasa turun setiap tahun dalam jumlah yang benar-benar sama seperti dinyatakan dalam Al Qur’an.
Pembentukan Hujan
Proses terbentuknya hujan masih merupakan misteri besar bagi orang-orang dalam waktu yang lama. Baru setelah radar cuaca ditemukan, bisa didapatkan tahap-tahap pembentukan hujan..
Pembentukan hujan berlangsung dalam tiga tahap. Pertama, "bahan baku" hujan naik ke udara, lalu awan terbentuk. Akhirnya, curahan hujan terlihat.
Tahap-tahap ini ditetapkan dengan jelas dalam Al-Qur’an berabad-abad yang lalu, yang memberikan informasi yang tepat mengenai pembentukan hujan,
"Dialah Allah Yang mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendakiNya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya; maka, apabila hujan itu turun mengenai hamba-hambaNya yang dikehendakiNya, tiba-tiba mereka menjadi gembira" (Al Qur'an, 30:48)
Gambar di atas memperlihatkan butiran-butiran air yang lepas ke udara. Ini adalah tahap pertama dalam proses pembentukan hujan. Setelah itu, butiran-butiran air dalam awan yang baru saja terbentuk akan melayang di udara untuk kemudian menebal, menjadi jenuh, dan turun sebagai hujan. Seluruh tahapan ini disebutkan dalam Al Qur'an.
Kini, mari kita amati tiga tahap yang disebutkan dalam ayat ini.
TAHAP KE-1: "Dialah Allah Yang mengirimkan angin..."
Gelembung-gelembung udara yang jumlahnya tak terhitung yang dibentuk dengan pembuihan di lautan, pecah terus-menerus dan menyebabkan partikel-partikel air tersembur menuju langit. Partikel-partikel ini, yang kaya akan garam, lalu diangkut oleh angin dan bergerak ke atas di atmosfir. Partikel-partikel ini, yang disebut aerosol, membentuk awan dengan mengumpulkan uap air di sekelilingnya, yang naik lagi dari laut, sebagai titik-titik kecil dengan mekanisme yang disebut "perangkap air".
TAHAP KE-2: “...lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal..."
Awan-awan terbentuk dari uap air yang mengembun di sekeliling butir-butir garam atau partikel-partikel debu di udara. Karena air hujan dalam hal ini sangat kecil (dengan diamter antara 0,01 dan 0,02 mm), awan-awan itu bergantungan di udara dan terbentang di langit. Jadi, langit ditutupi dengan awan-awan.
TAHAP KE-3: "...lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya..."
Partikel-partikel air yang mengelilingi butir-butir garam dan partikel -partikel debu itu mengental dan membentuk air hujan. Jadi, air hujan ini, yang menjadi lebih berat daripada udara, bertolak dari awan dan mulai jatuh ke tanah sebagai hujan.
Semua tahap pembentukan hujan telah diceritakan dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Selain itu, tahap-tahap ini dijelaskan dengan urutan yang benar. Sebagaimana fenomena-fenomena alam lain di bumi, lagi-lagi Al-Qur’anlah yang menyediakan penjelasan yang paling benar mengenai fenomena ini dan juga telah mengumumkan fakta-fakta ini kepada orang-orang pada ribuan tahun sebelum ditemukan oleh ilmu pengetahuan.
Dalam sebuah ayat, informasi tentang proses pembentukan hujan dijelaskan:
"Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan- gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan." (Al Qur'an, 24:43)
Para ilmuwan yang mempelajari jenis-jenis awan mendapatkan temuan yang mengejutkan berkenaan dengan proses pembentukan awan hujan. Terbentuknya awan hujan yang mengambil bentuk tertentu, terjadi melalui sistem dan tahapan tertentu pula. Tahap-tahap pembentukan kumulonimbus, sejenis awan hujan, adalah sebagai berikut:
TAHAP - 1, Pergerakan awan oleh angin: Awan-awan dibawa, dengan kata lain, ditiup oleh angin.
TAHAP - 2, Pembentukan awan yang lebih besar: Kemudian awan-awan kecil (awan kumulus) yang digerakkan angin, saling bergabung dan membentuk awan yang lebih besar.
TAHAP - 3, Pembentukan awan yang bertumpang tindih: Ketika awan-awan kecil saling bertemu dan bergabung membentuk awan yang lebih besar, gerakan udara vertikal ke atas terjadi di dalamnya meningkat. Gerakan udara vertikal ini lebih kuat di bagian tengah dibandingkan di bagian tepinya. Gerakan udara ini menyebabkan gumpalan awan tumbuh membesar secara vertikal, sehingga menyebabkan awan saling bertindih-tindih. Membesarnya awan secara vertikal ini menyebabkan gumpalan besar awan tersebut mencapai wilayah-wilayah atmosfir yang bersuhu lebih dingin, di mana butiran-butiran air dan es mulai terbentuk dan tumbuh semakin membesar. Ketika butiran air dan es ini telah menjadi berat sehingga tak lagi mampu ditopang oleh hembusan angin vertikal, mereka mulai lepas dari awan dan jatuh ke bawah sebagai hujan air, hujan es, dsb. (Anthes, Richard A.; John J. Cahir; Alistair B. Fraser; and Hans A. Panofsky, 1981, The Atmosphere, s. 269; Millers, Albert; and Jack C. Thompson, 1975, Elements of Meteorology, s. 141-142)
Kita harus ingat bahwa para ahli meteorologi hanya baru-baru ini saja mengetahui proses pembentukan awan hujan ini secara rinci, beserta bentuk dan fungsinya, dengan menggunakan peralatan mutakhir seperti pesawat terbang, satelit, komputer, dsb. Sungguh jelas bahwa Allah telah memberitahu kita suatu informasi yang tak mungkin dapat diketahui 1400 tahun yang lalu.
Pergerakan Gunung
Dalam sebuah ayat, kita diberitahu bahwa gunung-gunung tidaklah diam sebagaimana yang tampak, akan tetapi mereka terus-menerus bergerak.
"Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal dia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (Al Qur'an, 27:88)
Gerakan gunung-gunung ini disebabkan oleh gerakan kerak bumi tempat mereka berada. Kerak bumi ini seperti mengapung di atas lapisan magma yang lebih rapat. Pada awal abad ke-20, untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang ilmuwan Jerman bernama Alfred Wegener mengemukakan bahwa benua-benua pada permukaan bumi menyatu pada masa-masa awal bumi, namun kemudian bergeser ke arah yang berbeda-beda sehingga terpisah ketika mereka bergerak saling menjauhi.
Para ahli geologi memahami kebenaran pernyataan Wegener baru pada tahun 1980, yakni 50 tahun setelah kematiannya. Sebagaimana pernah dikemukakan oleh Wegener dalam sebuah tulisan yang terbit tahun 1915, sekitar 500 juta tahun lalu seluruh tanah daratan yang ada di permukaan bumi awalnya adalah satu kesatuan yang dinamakan Pangaea. Daratan ini terletak di kutub selatan.
Sekitar 180 juta tahun lalu, Pangaea terbelah menjadi dua bagian yang masing-masingnya bergerak ke arah yang berbeda. Salah satu daratan atau benua raksasa ini adalah Gondwana, yang meliputi Afrika, Australia, Antartika dan India. Benua raksasa kedua adalah Laurasia, yang terdiri dari Eropa, Amerika Utara dan Asia, kecuali India. Selama 150 tahun setelah pemisahan ini, Gondwana dan Laurasia terbagi menjadi daratan-daratan yang lebih kecil.
Benua-benua yang terbentuk menyusul terbelahnya Pangaea telah bergerak pada permukaan Bumi secara terus-menerus sejauh beberapa sentimeter per tahun. Peristiwa ini juga menyebabkan perubahan perbandingan luas antara wilayah daratan dan lautan di Bumi.
Pergerakan kerak Bumi ini diketemukan setelah penelitian geologi yang dilakukan di awal abad ke-20. Para ilmuwan menjelaskan peristiwa ini sebagaimana berikut:
Kerak dan bagian terluar dari magma, dengan ketebalan sekitar 100 km, terbagi atas lapisan-lapisan yang disebut lempengan. Terdapat enam lempengan utama, dan beberapa lempengan kecil. Menurut teori yang disebut lempeng tektonik, lempengan-lempengan ini bergerak pada permukaan bumi, membawa benua dan dasar lautan bersamanya. Pergerakan benua telah diukur dan berkecepatan 1 hingga 5 cm per tahun. Lempengan-lempengan tersebut terus-menerus bergerak, dan menghasilkan perubahan pada geografi bumi secara perlahan. Setiap tahun, misalnya, Samudera Atlantic menjadi sedikit lebih lebar. (Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; General Science, Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 30)
Ada hal sangat penting yang perlu dikemukakan di sini: dalam ayat tersebut Allah telah menyebut tentang gerakan gunung sebagaimana mengapungnya perjalanan awan. (Kini, Ilmuwan modern juga menggunakan istilah "continental drift" atau "gerakan mengapung dari benua" untuk gerakan ini. (National Geographic Society, Powers of Nature, Washington D.C., 1978, s.12-13)
Tidak dipertanyakan lagi, adalah salah satu kejaiban Al Qur’an bahwa fakta ilmiah ini, yang baru-baru saja ditemukan oleh para ilmuwan, telah dinyatakan dalam Al Qur’an.
Bagian Otak yang Mengendalikan Gerak Kita
"Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya, (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka." (Al Qur'an, 96:15-16)
Ungkapan "ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka" dalam ayat di atas sungguh menarik. Penelitian yang dilakukan di tahun-tahun belakangan mengungkapkan bahwa bagian prefrontal, yang bertugas mengatur fungsi-fungsi khusus otak, terletak pada bagian depan tulang tengkorak. Para ilmuwan hanya mampu menemukan fungsi bagian ini selama kurun waktu 60 tahun terakhir, sedangkan Al Qur'an telah menyebutkannya 1400 tahun lalu. Jika kita lihat bagian dalam tulang tengkorak, di bagian depan kepala, akan kita temukan daerah frontal cerebrum (otak besar). Buku berjudul Essentials of Anatomy and Physiology, yang berisi temuan-temuan terakhir hasil penelitian tentang fungsi bagian ini, menyatakan:
Dorongan dan hasrat untuk merencanakan dan memulai gerakan terjadi di bagian depan lobi frontal, dan bagian prefrontal. Ini adalah daerah korteks asosiasi…(Seeley, Rod R.; Trent D. Stephens; and Philip Tate, 1996, Essentials of Anatomy & Physiology, 2. edition, St. Louis, Mosby-Year Book Inc., s. 211; Noback, Charles R.; N. L. Strominger; and R. J. Demarest, 1991, The Human Nervous System, Introduction and Review, 4. edition, Philadelphia, Lea & Febiger , s. 410-411)
Buku tersebut juga mengatakan:
Berkaitan dengan keterlibatannya dalam membangkitkan dorongan, daerah prefrontal juga diyakini sebagai pusat fungsional bagi perilaku menyerang…(Seeley, Rod R.; Trent D. Stephens; and Philip Tate, 1996, Essentials of Anatomy & Physiology, 2. edition, St. Louis, Mosby-Year Book Inc., s. 211)
Jadi, daerah cerebrum ini juga bertugas merencanakan, memberi dorongan, dan memulai perilaku baik dan buruk, dan bertanggung jawab atas perkataan benar dan dusta.
Jelas bahwa ungkapan "ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka" benar-benar merujuk pada penjelasan di atas. Fakta yang hanya dapat diketahui para ilmuwan selama 60 tahun terakhir ini, telah dinyatakan Allah dalam Al Qur'an sejak dulu.
Kelahiran Manusia
Terdapat banyak pokok persoalan yang disebutkan dalam Al-Qur'an yang mengundang manusia untuk beriman. Kadang-kadang langit, kadang-kadang hewan, dan kadang-kadang tanaman ditunjukkan sebagai bukti bagi manusia oleh Allah. Dalam banyak ayat, orang-orang diseru untuk mengalihkan perhatian mereka ke arah proses terciptanya mereka sendiri. Mereka sering diingatkan bagaimana manusia sampai ke bumi, tahap-tahap mana yang telah kita lalui, dan apa bahan dasarnya:
"Kami telah menciptakan kamu; maka mengapa kamu tidak membenarkan? Adakah kamu perhatikan (benih manusia) yang kamu pancarkan? Kamukah yang menciptakannya? Ataukah Kami yang menciptakannya?" (Al Qur'an, 56:57-59)
Penciptaan manusia dan aspek-aspeknya yang luar biasa itu ditegaskan dalam banyak ayat. Beberapa informasi di dalam ayat-ayat ini sedemikian rinci sehingga mustahil bagi orang yang hidup di abad ke-7 untuk mengetahuinya. Beberapa di antaranya sebagai berikut:
1. Manusia tidak diciptakan dari mani yang lengkap, tetapi dari sebagian kecilnya
(spermazoa).
2. Sel kelamin laki-lakilah yang menentukan jenis kelamin bayi.
3. Janin manusia melekat pada rahim sang ibu bagaikan lintah.
4. Manusia berkembang di tiga kawasan yang gelap di dalam rahim.
Orang-orang yang hidup pada zaman kala Al Qur'an diturunkan, pasti mengetahui bahwa bahan dasar kelahiran berhubungan dengan mani laki-laki yang terpancar selama persetubuhan seksual. Fakta bahwa bayi lahir sesudah jangka waktu sembilan bulan tentu saja merupakan peristiwa yang gamblang dan tidak memerlukan penyelidikan lebih lanjut. Akan tetapi, sedikit informasi yang dikutip di atas itu berada jauh di luar pengertian orang-orang yang hidup pada masa itu. Ini baru disahihkan oleh ilmu pengetahuan abad ke-20.
Setetes Mani
Selama persetubuhan seksual, 250 juta sperma terpancar dari si laki-laki pada satu waktu. Sperma-sperma melakukan perjalanan 5-menit yang sulit di tubuh si ibu sampai menuju sel telur. Hanya seribu dari 250 juta sperma yang berhasil mencapai sel telur. Sel telur, yang berukuran setengah dari sebutir garam, hanya akan membolehkan masuk satu sperma. Artinya, bahan manusia bukan mani seluruhnya, melainkan hanya sebagian kecil darinya. Ini dijelaskan dalam Al-Qur'an :
"Apakah manusia mengira akan dibiarkan tak terurus? Bukankah ia hanya setitik mani yang dipancarkan?" (Al Qur'an, 75:36-37)
Seperti yang telah kita amati, Al-Qur'an memberi tahu kita bahwa manusia tidak terbuat dari mani selengkapnya, tetapi hanya bagian kecil darinya. Bahwa tekanan khusus dalam pernyataan ini mengumumkan suatu fakta yang baru ditemukan oleh ilmu pengetahuan modern itu merupakan bukti bahwa pernyataan tersebut berasal dari Ilahi.
Pada gambar di samping, kita saksikan air mani yang dipancarkan ke rahim. Dari keseluruhan sperma berjumlah sekitar 250 juta yang dipancarkan dari tubuh pria, hanya sedikit sekali yang berhasil mencapai sel telur. Sperma yang akan membuahi sel telur hanyalah satu dari seribu sperma yang mampu bertahan hidup. Fakta bahwa manusia tidak diciptakan dengan menggunakan keseluruhan air mani, tapi hanya sebagian kecil darinya, dinyatakan dalam Al Qur'an dengan ungkapan, "setetes mani yang ditumpahkan".
Campuran Dalam Air Mani
Cairan yang disebut mani tidak mengandung sperma saja. Cairan ini justru tersusun dari campuran berbagai cairan yang berlainan. Cairan-cairan ini mempunyai fungsi-fungsi semisal mengandung gula yang diperlukan untuk menyediakan energi bagi sperma, menetralkan asam di pintu masuk rahim, dan melicinkan lingkungan agar memudahkan pergerakan sperma.
Yang cukup menarik, ketika mani disinggung di Al-Qur'an, fakta ini, yang ditemukan oleh ilmu pengetahuan modern, juga menunjukkan bahwa mani itu ditetapkan sebagai cairan campuran:
"Sungguh, Kami ciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur, lalu Kami beri dia (anugerah) pendengaran dan penglihatan." (Al Qur'an, 76:2)
Di ayat lain, mani lagi-lagi disebut sebagai campuran dan ditekankan bahwa manusia diciptakan dari "bahan campuran" ini:
"Dialah Yang menciptakan segalanya dengan sebaik-baiknya, Dia mulai menciptakan manusia dari tanah liat. Kemudian Ia menjadikan keturunannya dari sari air yang hina." (Al Qur'an, 32:7-8)
Kata Arab "sulala", yang diterjemahkan sebagai "sari", berarti bagian yang mendasar atau terbaik dari sesuatu. Dengan kata lain, ini berarti "bagian dari suatu kesatuan". Ini menunjukkan bahwa Al Qur'an merupakan firman dari Yang Berkehendak Yang mengetahui penciptaan manusia hingga serinci-rincinya. Yang Berkehendak ini ialah Pencipta manusia.
Jenis Kelamin Bayi
Kromosom Y membawa sifat-sifat kelelakian, sedangkan kromosom X berisi sifat-sifat kewanitaan. Di dalam sel telur ibu hanya dijumpai kromosom X, yang menentukan sifat-sifat kewanitaan. Di dalam air mani ayah, terdapat sperma-sperma yang berisi kromosom X atau kromosom Y saja. Jadi, jenis kelamin bayi bergantung pada jenis kromosom kelamin pada sperma yang membuahi sel telur, apakah X atau Y. Dengan kata lain, sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut, penentu jenis kelamin bayi adalah air mani, yang berasal dari ayah. Pengetahuan tentang hal ini, yang tak mungkin dapat diketahui di masa Al Qur'an diturunkan, adalah bukti akan kenyataan bahwa Al Qur'an adalah kalam Allah.
Hingga baru-baru ini, diyakini bahwa jenis kelamin bayi ditentukan oleh sel-sel ibu. Atau setidaknya, dipercaya bahwa jenis kelamin ini ditentukan secara bersama oleh sel-sel lelaki dan perempuan. Namun kita diberitahu informasi yang berbeda dalam Al Qur'an, yang menyatakan bahwa jenis kelamin laki-laki atau perempuan diciptakan "dari air mani apabila dipancarkan".
"Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita, dari air mani, apabila dipancarkan." (Al Qur'an, 53:45-46)
Cabang-cabang ilmu pengetahuan yang berkembang seperti genetika dan biologi molekuler telah membenarkan secara ilmiah ketepatan informasi yang diberikan Al Qur'an ini. Kini diketahui bahwa jenis kelamin ditentukan oleh sel-sel sperma dari tubuh pria, dan bahwa wanita tidak berperan dalam proses penentuan jenis kelamin ini.
Kromosom adalah unsur utama dalam penentuan jenis kelamin. Dua dari 46 kromosom yang menentukan bentuk seorang manusia diketahui sebagai kromosom kelamin. Dua kromosom ini disebut "XY" pada pria, dan "XX" pada wanita. Penamaan ini didasarkan pada bentuk kromosom tersebut yang menyerupai bentuk huruf-huruf ini. Kromosom Y membawa gen-gen yang mengkode sifat-sifat kelelakian, sedangkan kromosom X membawa gen-gen yang mengkode sifat-sifat kewanitaan.
Pembentukan seorang manusia baru berawal dari penggabungan silang salah satu dari kromosom ini, yang pada pria dan wanita ada dalam keadaan berpasangan. Pada wanita, kedua bagian sel kelamin, yang membelah menjadi dua selama peristiwa ovulasi, membawa kromosom X. Sebaliknya, sel kelamin seorang pria menghasilkan dua sel sperma yang berbeda, satu berisi kromosom X, dan yang lainnya berisi kromosom Y. Jika satu sel telur berkromosom X dari wanita ini bergabung dengan sperma yang membawa kromosom Y, maka bayi yang akan lahir berjenis kelamin pria.
Dengan kata lain, jenis kelamin bayi ditentukan oleh jenis kromosom mana dari pria yang bergabung dengan sel telur wanita.
Tak satu pun informasi ini dapat diketahui hingga ditemukannya ilmu genetika pada abad ke-20. Bahkan di banyak masyarakat, diyakini bahwa jenis kelamin bayi ditentukan oleh pihak wanita. Inilah mengapa kaum wanita dipersalahkan ketika mereka melahirkan bayi perempuan.
Namun, tiga belas abad sebelum penemuan gen manusia, Al Qur'an telah mengungkapkan informasi yang menghapuskan keyakinan takhayul ini, dan menyatakan bahwa wanita bukanlah penentu jenis kelamin bayi, akan tetapi air mani dari pria.
Segumpal Darah Yang Melekat di Rahim
Pada tahap awal perkembangannya, bayi dalam rahim ibu berbentuk zigot, yang menempel pada rahim agar dapat menghisap sari-sari makanan dari darah ibu. Gambar di atas adalah zigot yang terlihat seperti sekerat daging. Informasi ini, yang ditemukan oleh embriologi modern, secara ajaib telah dinyatakan dalam Al Qur'an 14 abad yang lalu dengan menggunakan kata "'alaq", yang bermakna "sesuatu yang menempel pada suatu tempat" dan digunakan untuk menjelaskan lintah yang menempel pada tubuh untuk menghisap darah.
Jika kita terus mempelajari fakta-fakta yang diberitakan dalam Al Qur'an mengenai pembentukan manusia, sekali lagi kita akan menjumpai keajaiban ilmiah yang sungguh penting.
Ketika sperma dari laki-laki bergabung dengan sel telur wanita, intisari bayi yang akan lahir terbentuk. Sel tunggal yang dikenal sebagai "zigot" dalam ilmu biologi ini akan segera berkembang biak dengan membelah diri hingga akhirnya menjadi "segumpal daging". Tentu saja hal ini hanya dapat dilihat oleh manusia dengan bantuan mikroskop.
Namun, zigot tersebut tidak melewatkan tahap pertumbuhannya begitu saja. Ia melekat pada dinding rahim seperti akar yang kokoh menancap di bumi dengan carangnya. Melalui hubungan semacam ini, zigot mampu mendapatkan zat-zat penting dari tubuh sang ibu bagi pertumbuhannya. (Moore, Keith L., E. Marshall Johnson, T. V. N. Persaud, Gerald C. Goeringer, Abdul-Majeed A. Zindani, and Mustafa A. Ahmed, 1992, Human Development as Described in the Qur'an and Sunnah, Makkah, Commission on Scientific Signs of the Qur'an and Sunnah, s. 36)
Di sini, pada bagian ini, satu keajaiban penting dari Al Qur'an terungkap. Saat merujuk pada zigot yang sedang tumbuh dalam rahim ibu, Allah menggunakan kata "'alaq" dalam Al Qur'an:
"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari 'alaq (segumpal darah). Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah." (Al Qur'an, 96:1-3)
Arti kata "'alaq" dalam bahasa Arab adalah "sesuatu yang menempel pada suatu tempat". Kata ini secara harfiah digunakan untuk menggambarkan lintah yang menempel pada tubuh untuk menghisap darah.
Tentunya bukanlah suatu kebetulan bahwa sebuah kata yang demikian tepat digunakan untuk zigot yang sedang tumbuh dalam rahim ibu. Hal ini sekali lagi membuktikan bahwa Al Qur'an merupakan wahyu dari Allah, Tuhan Semesta Alam.
Pembungkusan Tulang oleh Otot
Tahapan-tahapan perkembangan bayi dalam rahim ibu dipaparkan dalam Al Qur'an. Sebagaiman diuraikan dalam ayat ke-14 surat Al Mu'minuun, jaringan tulang rawan pada embrio di dalam rahim ibu mulanya mengeras dan menjadi tulang keras. Lalu tulang-tulang ini dibungkus oleh sel-sel otot. Allah menjelaskan perkembangan ini dalam ayat: "…dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging".
Sisi penting lain tentang informasi yang disebutkan dalam ayat-ayat Al Qur'an adalah tahap-tahap pembentukan manusia dalam rahim ibu. Disebutkan dalam ayat tersebut bahwa dalam rahim ibu, mulanya tulang-tulang terbentuk, dan selanjutnya terbentuklah otot yang membungkus tulang-tulang ini.
"Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang-belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik" (Al Qur'an, 23:14)
Embriologi adalah cabang ilmu yang mempelajari perkembangan embrio dalam rahim ibu. Hingga akhir-akhir ini, para ahli embriologi beranggapan bahwa tulang dan otot dalam embrio terbentuk secara bersamaan. Karenanya, sejak lama banyak orang yang menyatakan bahwa ayat ini bertentangan dengan ilmu pengetahuan. Namun, penelitian canggih dengan mikroskop yang dilakukan dengan menggunakan perkembangan teknologi baru telah mengungkap bahwa pernyataan Al Qur'an adalah benar kata demi katanya.
Penelitian di tingkat mikroskopis ini menunjukkan bahwa perkembangan dalam rahim ibu terjadi dengan cara persis seperti yang digambarkan dalam ayat tersebut. Pertama, jaringan tulang rawan embrio mulai mengeras. Kemudian sel-sel otot yang terpilih dari jaringan di sekitar tulang-tulang bergabung dan membungkus tulang-tulang ini.
Peristiwa ini digambarkan dalam sebuah terbitan ilmiah dengan kalimat berikut:
Dalam minggu ketujuh, rangka mulai tersebar ke seluruh tubuh dan tulang-tulang mencapai bentuknya yang kita kenal. Pada akhir minggu ketujuh dan selama minggu kedelapan, otot-otot menempati posisinya di sekeliling bentukan tulang. (Moore, Developing Human, 6. edition,1998.)
Singkatnya, tahap-tahap pembentukan manusia sebagaimana digambarkan dalam Al Qur'an, benar-benar sesuai dengan penemuan embriologi modern.
Tiga Tahapan Bayi Dalam Rahim
Dalam ayat ke-6 surat Az Zumar, disebutkan bahwa manusia diciptakan dalam rahim ibu dalam tiga kegelapan. Embriologi modern telah mengungkap bahwa perkembangan ebriologi bayi terjadi pada tiga daerah yang berbeda dalam rahim ibu.
Dalam Al Qur'an dipaparkan bahwa manusia diciptakan melalui tiga tahapan dalam rahim ibunya.
"... Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?" (Al Qur'an, 39:6)
Sebagaimana yang akan dipahami, dalam ayat ini ditunjukkan bahwa seorang manusia diciptakan dalam tubuh ibunya dalam tiga tahapan yang berbeda. Sungguh, biologi modern telah mengungkap bahwa pembentukan embrio pada bayi terjadi dalam tiga tempat yang berbeda dalam rahim ibu. Sekarang, di semua buku pelajaran embriologi yang dipakai di berbagai fakultas kedokteran, hal ini dijadikan sebagai pengetahuan dasar. Misalnya, dalam buku Basic Human Embryology, sebuah buku referensi utama dalam bidang embriologi, fakta ini diuraikan sebagai berikut:
"Kehidupan dalam rahim memiliki tiga tahapan: pre-embrionik; dua setengah minggu pertama, embrionik; sampai akhir minggu ke delapan, dan janin; dari minggu ke delapan sampai kelahiran." (Williams P., Basic Human Embryology, 3. edition, 1984, s. 64.)
Fase-fase ini mengacu pada tahap-tahap yang berbeda dari perkembangan seorang bayi. Ringkasnya, ciri-ciri tahap perkembangan bayi dalam rahim adalah sebagaimana berikut:
- Tahap Pre-embrionik
Pada tahap pertama, zigot tumbuh membesar melalui pembelahan sel, dan terbentuklah segumpalan sel yang kemudian membenamkan diri pada dinding rahim. Seiring pertumbuhan zigot yang semakin membesar, sel-sel penyusunnya pun mengatur diri mereka sendiri guna membentuk tiga lapisan.
- Tahap Embrionik
Tahap kedua ini berlangsung selama lima setengah minggu. Pada masa ini bayi disebut sebagai "embrio". Pada tahap ini, organ dan sistem tubuh bayi mulai terbentuk dari lapisan- lapisan sel tersebut.
- Tahap fetus
Dimulai dari tahap ini dan seterusnya, bayi disebut sebagai "fetus". Tahap ini dimulai sejak kehamilan bulan kedelapan dan berakhir hingga masa kelahiran. Ciri khusus tahapan ini adalah terlihatnya fetus menyerupai manusia, dengan wajah, kedua tangan dan kakinya. Meskipun pada awalnya memiliki panjang 3 cm, kesemua organnya telah nampak. Tahap ini berlangsung selama kurang lebih 30 minggu, dan perkembangan berlanjut hingga minggu kelahiran.
Informasi mengenai perkembangan yang terjadi dalam rahim ibu, baru didapatkan setelah serangkaian pengamatan dengan menggunakan peralatan modern. Namun sebagaimana sejumlah fakta ilmiah lainnya, informasi-informasi ini disampaikan dalam ayat-ayat Al Qur'an dengan cara yang ajaib. Fakta bahwa informasi yang sedemikian rinci dan akurat diberikan dalam Al Qur'an pada saat orang memiliki sedikit sekali informasi di bidang kedokteran, merupakan bukti nyata bahwa Al Qur'an bukanlah ucapan manusia tetapi Firman Allah.
Air Susu Ibu
Air susu ibu adalah suatu campuran ciptaan Allah yang luar biasa dan tak tertandingi sebagai sumber makanan terbaik bagi bayi yang baru lahir, dan sebagai zat yang meningkatkan kekebalan tubuhnya terhadap penyakit. Bahkan makanan bayi yang dibuat dengan teknologi masa kini tak mampu menggantikan sumber makanan yang menakjubkan ini.
Setiap hari ditemukan satu manfaat baru air susu ibu bagi bayi. Salah satu fakta yang ditemukan ilmu pengetahuan tentang air susu ibu adalah bahwa menyusui bayi selama dua tahun setelah kelahiran sungguh amat bermanfaat. (Rex D. Russell, Design in Infant Nutrition, http:// www. icr.org/pubs/imp-259.htm)
Allah memberitahu kita informasi penting ini sekitar 14 abad yang lalu, yang hanya diketahui melalui ilmu pengetahuan baru-baru ini, dalam ayat-Nya "…menyapihnya dalam dua tahun…".
"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu." (Al Qur'an, 31:14)
Tanda Pengenal Manusia pada Sidik Jari
Setiap orang, termasuk mereka yang terlahir kembar identik, memiliki pola sidik jari yang khas untuk diri mereka masing-masing, dan berbeda satu sama lain. Dengan kata lain, tanda pengenal manusia tertera pada ujung jari mereka. Sistem pengkodean ini dapat disamakan dengan sistem kode garis (barcode) sebagaimana yang digunakan saat ini.
Saat dikatakan dalam Al Qur'an bahwa adalah mudah bagi Allah untuk menghidupkan manusia setelah kematiannya, pernyataan tentang sidik jari manusia secara khusus ditekankan:
"Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-belulangnya? Ya, bahkan Kami mampu menyusun (kembali) ujung jari-jarinya dengan sempurna." (Al Qur'an, 75:3-4)
Penekanan pada sidik jari memiliki makna sangat khusus. Ini dikarenakan sidik jari setiap orang adalah khas bagi dirinya sendiri. Setiap orang yang hidup atau pernah hidup di dunia ini memiliki serangkaian sidik jari yang unik dan berbeda dari orang lain.
Itulah mengapa sidik jari dipakai sebagai kartu identitas yang sangat penting bagi pemiliknya dan digunakan untuk tujuan ini di seluruh penjuru dunia.
Akan tetapi, yang penting adalah bahwa keunikan sidik jari ini baru ditemukan di akhir abad ke-19. Sebelumnya, orang menghargai sidik jari sebagai lengkungan-lengkungan biasa tanpa makna khusus. Namun dalam Al Qur'an, Allah merujuk kepada sidik jari, yang sedikitpun tak menarik perhatian orang waktu itu, dan mengarahkan perhatian kita pada arti penting sidik jari, yang baru mampu dipahami di zaman sekarang.
to kebenaran,
muhamad cuma tau merampok dan memperkosa budak budaknya yang suaminya dibunuh dimedan perang, dan alquran mengajarkan bagaimana cara memenggal leher manusia secara cepat, itu yang alquran ajarkan, cobade buka hatimu terhadap kebenaran sejati,
@kebenaran,
sy menyimak apa yang anda tulis..
namun lebih banyak perluasan makna dari ayat yang anda sampaikan.
jika demikian, semua agamapun bisa melakukan perluasan makna terhadap ayat2 mereka dan klaim sebagai kebenaran.. bahkan atheis pun dapat mengklaim sesuatu sebagai kebenaran atheis.. salah satunya:
"apakah ada yang pernah melihat Sang Pencipta, DENGAN KASAT MATA? Buktikan dan atheis akan percaya!"
benar atau tidak, tidak perlu dijawab oleh ali5196 di forum ini.
Ali ,anda adalah orang yang ingin membalas dendam karena anda diusir oleh keluarga anda, karena anda murtad. marahnya bapak anda sampai melemparkan baju baju anda ke luar rumah membuat anda frustasi dan meninggalkan luka yang dalam dihati anda. sehingga apa yang anda lakukan adalah membalas dendam kepada islam. padahal bukankah itu salah anda sendiri telah menilai islam dengan bingkai yang sempit?.
jangan berbohong ali , anda adalah tipe orang yang bertindak terlalu cepat hanya dengan melihat bingkai penilaian yang sempit dan anda juga seorang pendendam.
saya membaca mengenai kesaksian murtad anda, dari kalimat satu ke kalimat lainnya yang anda tulis , ada mising link, artinya masih ada yang anda sembunyikan dalam hati anda.
saya sebagai orang yang mengenal sedikit psikologi menilai tulisan dengan Iptek dan bingkai yang luas, bukan dengan bingkai yang sempit yang hanya melihat dari satu sudut pandang saja.
sampaikan juga kepada pendiri blog lapotuak, Roy siagian. Roy, apakah anda merasa pusing ketika membicarakan/ membahas sex?, dan lama kelamaan anda merasa ngantuk?. Roy lupakanlah teman - teman anda yang berada di paddy club,mereka tidak mencintai kamu, mereka hanya ingin memuaskan hawa nafsu mereka masing - masing
benar roy , benar. padahal anda bisa menjadi seorang pemikir. tetapi pada kenyataannya yang anda tulis hanyalah kebencian anda dan hawa nafsu anda.
jangan berbohong Roy, jika anda berforum bertatap muka denganku, mungkin aku akan dicincang hidup hidup oleh Roy. kamu pikir kamu dapat menaklukan Islam, jangan menghayal roy. bertobatlah.
pergilah ke puncak gunung Roy, berkemahlah disana, berteriaklah sekeras kerasnya disana, itu bagus untuk kesehatanmu. jika cuaca mendung di puncak gunung, cobalah untuk melihat gumpalan awan di langit, anda pikir anda siapa Roy?.
Ali !! Kunjungi situs berikut:
www.setansatan.blogspot.com
anyone that doesnot believe jesus will perish in hell and lake of fire. no excuse for sin. YHVH is the only true God.
@kebenaran
comment anda aneh, justru mencerminkan kalau qur'an (anda) mengada-ada
anakku yang baru berumur 3,5 tahun aja pernah bilang, bahwa awan bertumpuk-tumpuk, jika dinalar menurut logikamu, jelas teori anak saya tentang pembentukan awan sangat hebat, ya kan?
bukankah sudah jelas banyak kesalahan dalam qur'an, dan itu menyebabkan klaim bahwa qur'an datang dari Tuhan adalah salah..
Ok.! sebenarnya saya dan banyak orang lain tidak akan mempermasalahkan kesalahan-kesalahan itu. anda dan muslim lain mau percaya, mau tidak, itu adalah hak anda.
Tapi..! masalahnya, dalam qur'an tercantum ajaran untuk membunuh kafir, anda sudah tahu ayat-ayatnya kan? dan anda salah satu yang menutup-nutupinya dengan berbagai alasan yang tidak logis.
bahkan qur'an terjemahan departemen agama menterjemahkan "penggal kepala mereka" menjadi "pukul batang leher mereka" dan "potong jari-jari mereka" menjadi "pukul ujung jari mereka" untuk menutupi kekejian dalam qur'an..
lho..kalau ayat itu tidak mengajarkan kekejian, kenapa harus ditutup-tutupi? itu kan menyelewengkan kalimat Tuhan? tidak takut kalian akan azab allah?
masalahnya kemudian adalah bahwa islam berpotensi sebagai ancaman bagi umat manusia non islam. sampai kapanpun akan muncul potensi itu walaupun semua muslim berusaha menampilkan wajah islam yang toleran, lembut, kasih..dlsb
akan selalu ada muslim yang menerapkan ajaran-ajaran tersebut, karena memang ayat-ayat itu ada. anda mau dan bisa membantahnya?
lihatlah koment tentang konflik israel - palestina. selalu saja muslim berat sebelah. muslim selalu meneriakkan kekejaman israel (menurutku pribadi israel memang keterlaluan), tapi mereka selalu mengesampingkan bahwa dari waktu ke waktu hamas selalu membuat teror dengan melepaskan roket dari waktu ke waktu? kenapa kalian tidak kutuk mereka?
kutuk saja kedua belah pihak, itu lebih fair
Dan Kami turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia ...." (Al Qur'an, 57:25)
wah ini sih kebodohan, bukan keajaiban. sejak manusia keluar dari zaman batu dan mengenal besi, mereka dah tahu kalo besi itu memiliki kekuatan yang hebat.. gak perlu nunggu ampe tahun 500-an AD
kalo qur'an meramal tentang nuklir, itu baru hebat..
kebenaran said:
"Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu menurut perhitunganmu." (Al Qur'an, 22:47)
"Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu." (Al Qur'an, 32:5)
"Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun." (Al Qur'an, 70:4)
apa hubungannya dengan teori relativitas enstein? kau paham teori relativitas gak sih?
menunjukkan kebohongan dan kebodohan saja...ah
Satu fakta tentang alam semesta sebagaimana dinyatakan dalam Al Qur’an adalah bahwa langit terdiri atas tujuh lapis.
ngawur lagi, langit yang dimaksud qur'an itu sampai batas mana sih? bukankah bintang-bintang itu terletak dilangit? so yang dimaksud langit adalah seluruh angkasa raya, tidak terbatas pada lapisan-lapisan atmosfir bumi.
bisa ulangi teori qur'anmu?
kebenaran said:
"Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka..." (Al Qur'an, 21:31)
Sebagaimana terlihat, dinyatakan dalam ayat tersebut bahwa gunung-gunung berfungsi mencegah goncangan di permukaan bumi.
pada kenyataannya aktivitas gunung menyebabkan goncangan di permukaan bumi.
kasian kau kebenaran...
sudahlah...kebenaran
kau ingin menunjukkan kebenaran, yang tampak justru kekonyolan teorimu..
Hmmmm.....comment saya kok di hapus ya?hehe...apa takut tuh kl ketahuan bahwa kalian2 anak FFI ini sebenarnya sudah sadar bahwa kalian itu salah?
Aku post lagi ya:
Apapun opini anak2 FFI dan antek2nya, yang jelas mereka ga bakalan berani kl diajak diskusi sehat dengan bertemu langsung. Dulu pernah aku PM sama bbrp aktivis di FFI utk mengadakan semacam diskusi, namun ujung2nya mengelak. Cara pengelakannya pun macem2, a.l:
"Kalau bisa diskusi di forum ini, ngapain hrs ketemu?"
"Kalau emang kalian benar dan pintar, tentu ga masalah diskusi lewat forum."
dan alasan2 laen yg sebenarnya hanya menghindar..
dan satu lagi, mereka ga pernah berani menampilkan jatidirinya di profile blog mereka...
Padahal, banyak lho yg pgn ngadain diskusi dg anak2 FFI yang "pinter2"..bahkan ada jaminan ga akan ada kekerasan. jangan takut...hehe...ada tanggapan?
lenyap atau ada kagak ngaruh tuh.
tad! (BUKAN USTAD, MAKSUDNYA MURTAD)itutuh temen ane murtad, karena ditawarin skardus supermie.
Eh, Michael Jackson masuk Islam lho setelah sebelumnya kakaknya Jermain Jackson (1989).
Kalo situs ini atu non maria ingin ana kasih daftar murtadin ana kasih ( ada yang dapet supermie, bea siswa atau dapet pasangan)dan daftar mu'alaf yng kebetulan dari stratifikasi sosial-ekonominya lumayan ane kasih deh.
Tolong kasih ane alamatnya, yah.
Atau perkembangan Islam di Eropa dan Amerika yang menunjukkan angka monumental, boleh juga tuh.
Semoga Pencipta Blog Ini Cepat Meninggal Dunia,biar bisa pipisin kuburannya..??
(tar klo mati ada yang gotong ga ya..???)
saya warga penghayat(tidak beragama tapi berTuhan),...mas mas mbak mbak...apa ini gak bikin runyam...mengapa harus menghancurkan ? bukankah beragama apapun adalah hak asasi? kalau sampeyan menyerang ya siap siap aja di serang... sudahlah...mari kita semua berdamai..lupakan semuanya dan mulai lembaran baru biar dunia ini damai dengan macam keaneka ragaman...memusuhi itu tidak bijaksana dimanapun tempatnya...
la ya iyalah ngapain ketemu?.. pasti mereka juga dah tau kalau mereka di fatwa mati, halal darahnya. kan di agama kita (islam) menyuruh kita untuk membasmi orang orang yang musrik.. apalagi murtad. hahah kadang kadang deh, kalau nulis gak mikir dulu... kebiasaan! oh ya... cuma di negeri kita tercinta iniloh, yg kalau murtad gak di bunuh...ada pancasila gitu loh! kalau ada agama pancasila... aku mau ikut dong... peace soalnya.
Post a Comment